“Pengunduran PM Hariri tidak ada kaitannya dengan Saudi. Ini masalah internal mereka yang harus mereka selesaikan sendiri,” kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi di Jakarta, Rabu (15/11).
Komentar itu diutarakan Al Shuaibi menanggapi pernyataan Hizbullah yang menuduh Saudi memaksa Hariri mundur dari jabatannya. Hizbullah merupakan kelompok politik yang memiliki pengaruh cukup besar di Libanon dan didukung Iran, rival Saudi di kawasan.
Lihat juga:Arab Saudi Dukung Rekonsiliasi Hamas-Fatah |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang ayah tewas dalam sebuah serangan bom pada Februari 2005 lalu ketika masih menjabat sebagai PM. Serangan itu selalu dikaitkan dengan Hizbullah.
Aoun bahkan menganggap deklarasi pengunduran Hariri pekan lalu itu adalah sebuah pernyataan yang dibuat-buat Riyadh.
Saudi juga dituduh menghalang-halangi Hariri untuk pulang ke negaranya.
“Kami tidak pernah melarangnya [PM Hariri] untuk pulang ke Libanon. Hariri merasa Iran telah mengintervensi negaranya melalui Hizbullah. Kelompok itu kerap meluncurkan gerakan-gerakan politik di Libanon,” kata Al Shuaibi menampik tuduhan tersebut. (nat)