"Trump mengumumkan US$ juta untuk mendukung program pemberantasan narkoba di Filipina," demikian pernyataan resmi Gedung Putih yang dikutip Philstar, Kamis (16/11).
Pernyataan ini dirilis pada Selasa (14/11) malam, setelah Trump kembali dari Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Filipina, di mana dia mengadakan pertemuan bilateral dengan Duterte.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, kampanye ini menjadi kontroversi karena menewaskan sekitar 3.900 terduga pengedar narkoba tanpa proses peradilan yang jelas.
Roque mengatakan, kampanye perang narkoba ini memang dibahas dalam pertemuan antara Duterte dan Trump. Namun, dalam perbincangan itu Trump tak menyampaikan pandangan resminya.
"Trump tampak simpati dan tak memberikan posisi resmi terkait hal itu dan hanya menganggukkan kepala, mengindikasikan dia mengerti masalah dalam negeri yang dihadapi terkait narkoba," kata Roque. (has)