Salju Lebat Ganggu Penerbangan di Inggris

Christina Andhika Setyanti, CNN Indonesia | Minggu, 10/12/2017 23:06 WIB
Salju Lebat Ganggu Penerbangan di Inggris ilustrasi: Inggris dilanda hujan salju lebat di tahun ini. (AFP PHOTO / Jewel SAMAD)
Jakarta, CNN Indonesia -- Inggris dilanda hujan salju terberat dalam empat tahun. Hujan salju ini menyebabkan gangguan di berbagai alat transportasi pada Minggu (10/12).

Salju menyebabkan jalanan jadi berbahaya dan membuat beberapa penerbangan dibatalkan.

Bandara Birmingham, bandara terbesar kedua di Inggris, akhirnya harus membatalkan semua penerbangan di Minggu (10/12). Para staf pun harus berjuang untuk membersihkan landasan pacu di tengah salju yang tebal.



Seorang juru bicara meengungkapkan kepada AFP bahwa ada kemungkinan bandara dibuka kembali pada sore hari.

Setoap harinya, bandara tersebut menangani sekitar 30 ribu penumpang dan 200 penerbangan di bulan Desember.

Bukan cuma bandara Birmingham, bandara Luton juga menutup bandara selama dua jam sebelum akhirnya dibuka kembali sekitar pukul 11.30 waktu setempat.

Penumpang yang mengalami masalah penundaan penerbangan ini mengeluh di Twitter. Salah satu penumpang frustasi bahkan menggambarkan bandara tersebut sebagai 'zona perang.'

Selain bandara, jalan raya juga mengalami masalah karena salju lebat. Petugas kepolisian Wales, salah satu daerah yang mengalami dampak salju paling parah mengingatkan pengendara untuk tidak bepergian jika tak perlu.

Juru bicara terkait perhubungan darat mengungkapkan ada banyak insiden di jalan karena salju.

Kantor Meteorologi mengungkapkan bahwa Sennybridgee, Taman Nasional Brecon Beacons di Wales dipenuhi salju setinggi 30 cm, sedangkan di Coleshill tumpukan salju setinggi 10 cm.

Sementara itu, salju ringan dan hujan es turun di London.

"Kami sudah melewati yang terburuk," kata Oli Claydon, juru bicara Kantor Meteorologi.

Claydon mengungkapkan bahwa Inggris terakhir kali dihujani salju lebat pada Maret 2013 dan musim dingin 2010. (chs/chs)