Polisi menyatakan demonstrasi menentang keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut diikuti sekitar 2.500 orang di Berlin, Minggu (10/12). Ada 11 penyelidikan yang telah digulirkan terkait aksi protes itu, termasuk satu di antaranya terkait pembakaran bendera Israel.
Pada Jumat, demonstrasi lain diikuti ratusan orang di luar Kedutaan Besar AS di Berlin, bertepatan dengan protes "Hari Kemarahan" yang digelar di berbagai negara. Polisi kemudian menyatakan telah menahan 10 orang dalam aksi tersebut dan mengajukan 12 dakwaan, juga termasuk pembakaran bendera Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel mengatakan kepada Bild bahwa kritik atas kebijakan Trump dapat dimengerti. Walau demikian, orang-orang tak punya hak atau alasan untuk membakar bendera Israel, memicu kebencian terhadap Yahudi atau mempertanyakan hak Israel mendirikan negara.
Dia mengatakan siapapun orang yang melakukan hal-hal tersebut "tidak hanya menentang Israel tapi juga menentang konstitusi Jerman" dan Jerman tidak akan mentolerir.
(aal)