Dedeh Fatmawati binti Muhammad Syafii meninggal dunia di shelter KBRI Riyadh akibat serangan jantung, Selasa (26/12).
Dubes RI beserta staf menyalatkan jenazah Dedeh di Masjid Jami' Walidah Amir Majid bin Abdulaziz, Riyadh lalu turut mengantarkannya ke pemakaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Almarhumah Ibu Dedeh merupakan WNI kurang beruntung di Arab Saudi," kata Agus Maftuh dalam rilis yang diterima CNN Indonesia, Jumat (29/12).
Berasal dari Rancaekek, Bandung, Dedeh yang dalam kondisi sakit datang meminta bantuan ke KBRI Riyadh pada 20 Desember 2017. Kedua kaki membengkak.
Saat diperiksa tenaga medis pada Sabtu (23/12), mendiang Dedeh diketahui memiliki tekanan darah tinggi. Juga riwayat penyakit diabetes.
Dedeh ditemukan sudah meninggal dunia saat dibangunkan untuk shalat subuh berjamaah, Selasa (26/12). KBRI Riyadh kemudian melaporkan hal ini kepada pihak berwenang di Saudi.
Dokter dari Rumah Sakit Shumaisi yang dipanggil ke Ruhama menyatakan Dedeh meninggal dunia karena serangan jantung.
[Gambas:Video CNN]
KBRI Riyadh menghubungi kakak mendiang Dedeh, Agus yang nomornya ditemukan di selembar kertas di tasnya. "Setelah berkomunikasi dengan keluarga, KBRI mengurus dokumen untuk memakamkan almarhumah, adapun jenazah dibawa ke RS Shumaisi," kata Dubes RI.
Setelah mendapat persetujuan pemakaman dari keluarga almarhumah, KBRI Riyadh memakamkan mendiang Dedeh di Arab Saudi. Beberapa barang almarhumah yang masih berada di KBRI akan segera dikirimkan via kargo kepada keluarga di Indonesia. (nat)