Penembakan di Sekolah Los Angeles, Siswa 12 Tahun Ditahan

Hanna Azarya Samosir, CNN Indonesia | Jumat, 02/02/2018 12:05 WIB
Penembakan di Sekolah Los Angeles, Siswa 12 Tahun Ditahan Ilustrasi. (Thinkstock/Smitt)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu siswa berusia 12 tahun ditahan setelah insiden penembakan di sekolah Los Angeles, Amerika Serikat, yang melukai lima orang terjadi pada Kamis (1/2).

Seorang petugas dari Kepolisian Los Angeles, Tony Im, mengatakan bahwa gadis yang tak diungkap identitasnya itu kini berada di fasilitas tahanan remaja atas tuduhan kelalaian menggunakan senjata api.

Wali Kota Los Angeles, Eric Garcetti, mengatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan aparat belum dapat menentukan penembakan tersebut disengaja atau tidak.


"Kami belum mengetahui apakah pistol itu meletup tanpa disengaja atau ini adalah penembakan yang direncanakan. Untungnya, tidak ada yang mengalami luka serius," ujar Garcetti, sebagaimana dikutip Reuters.
Kepolisian kemudian menjelaskan, dua siswa terluka akibat tembakan langsung, sementara tiga lainnya terkena pecahan peluru.

Seorang siswa berusia 15 tahun yang terkena tembakan pistol langsung dilarikan ke rumah sakit dan masih bisa berbicara langsung dengan kepala unit gawat darurat di Pusat Medis USC-Los Angeles.

Juru bicara Kepolisian Los Angeles, Wendy Reyes, memastikan bahwa salah satu gadis berusia 15 tahun yang tertembak di bagian lengan juga dalam kondisi stabil.
Hingga kini, otoritas setempat masih menyelidiki proses pitsol itu dibawa masuk ke dalam kampus. Setelah insiden, Sekolah Menengah Sal Castro ini pun langsung ditutup.

"Sebagai orang tua, ini adalah mimpi paling buruk," kata Wakil Ketua Kepolisian Los Angeles, Robert Arcos.

Penembakan ini adalah insiden terakhir dari serentetan kejadian serupa di berbagai sekolah AS selama beberapa tahun belakangan.

Merujuk pada laporan penyelidikan Biro Investigasi Federal (FBI), nyaris 17 persen dari 160 penembakan di AS pada 2000-2013 terjadi di sekolah. (has/has)