Memo rahasia dari Adam Schiff, pejabat tertinggi Demokrat di Komisi Intelijen AS, ditulis untuk melawan tudingan dari ketua komisi yang berasal dari Partai Republik, Devin Nunes, yang dirilis pada Jumat lalu.
Memo Nunes menuding FBI, Biro Investigasi Federal AS, menyalahgunakan proses Akta Pengawasan Intelijen Asing (FISA) dalam mendapatkan surat perintah pengawasan atas mantan penasihat tim kampanye Presiden Donald Trump, Carter Page.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyepakati pengungkapan memonya, Schiff mengatakan kepada wartawan bahwa komisi juga sepakat mengirim dokumen itu kepada FBI dan Kementerian Kehakiman agar kedua lembaga ikut berperan dalam proses persetujuan di ranah eksekutif.
Schiff mengatakan dia telah memberikan memo itu kepada Kementerian Kehakiman untuk ditinjau.
Komisi Intelijen yang dipimpin oleh Republik melarang memo Demokrat dirilis pada pekan lalu, dengan alasan dokumen itu baru saja diterima. Alih-alih, mereka menindaklanjuti memo Nunes yang kemudian dirilis atas persetujuan Trump, Jumat.
Walau demikian, panel setuju memo tersebut ditinjau oleh seluruh Dewan Perwakilan secara rahasia. Usai rapat tertutup, para politikus Republik menyatakan mendukung publikasi dokumen itu.
Jika Trump menolak, Komisi Intelijen bisa melimpahkan permasalahan publikasi ini ke seluruh Dewan Perwakilan untuk diperdebatkan secara tertutup dan diselesaikan lewat pemungutan suara.
Trump menyebut memo Nunes membuktikan dirinya tidak bersalah. (REUTERS/Win McNamee/Pool) |
"Memo itu akan dibaca dan ditinjau," kata seorang pejabat senior Gedung Putih.
Namun, Schiff menyatakan dirinya khawatir Gedung Putih akan melakukan "penyuntingan politis" pada memo itu sebelum merilisnya. Karena itulah dia meminta Kementerian Kehakiman dan FBI untuk ikut serta memeriksa dokumen.
Kecaman Trump
Schiff mengatakan kedua lembaga belum merespons permintaannya.
Sementara itu, Trump angkat suara melalui Twitter pada Senin pagi, mengecam Schiff dan memuji Nunes, meski tidak secara spesifik menyinggung soal memo tandingan dari Demokrat.
"Anggota Dewan Devin Nunes, lelaki dengan keberanian luar biasa, pada suatu hari mungkin akan dikenal sebagai pahlawan Amerika atas apa yang dia ungkap dan apa yang mesti dia alami," kicaunya dua jam kemudian.
[Gambas:Twitter]
Schiff menanggapi Trump, juga melalui Twitter:
"Pak Presiden, saya lihat Anda pagi ini Anda disibukkan dengan 'Kegiatan Eksekutif'. Alih-alih berkicau fitnah, warga Amerika ingin Anda mematikan TV dan menyelesaikan krisis anggaran, melindungi Dreamers atau apapun," kata Schiff.
(aal)
Trump menyebut memo Nunes membuktikan dirinya tidak bersalah. (REUTERS/Win McNamee/Pool)