Jumlah korban jiwa menggarisbawahi skala serangan koalisi yang, menurut pejabat AS yang enggan disebut namanya, melibatkan sekitar 500 pasukan ditambah dukungan artileri, tank baja, sistem roket dan mortir.
Sebagian tentara AS sempat melekat dengan salah satu sekutunya, Pasukan Demokratis Suriah (SDF), saat kejadian. Mereka bermarkas di provinsi Deir al-Zor yang menjadi sasaran serangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang tentara SDF terluka dalam insiden itu, kata salah seorang pejabat.
Pasukan "kemungkinan besar mencoba merebut ladang minyak di Khusham yang sempat jadi sumber pemasukan besar bagi ISIS pada 2014 hingga 2017."
Baik pejabat AS maupun koalisi dukungan AS memberikan detail terkait pasukan yang melakukan serangan. Tentara Suriah didukung kelompok bersenjata dukungan Iran dan tentara Rusia.
Menurut pejabat AS, koalisi pimpinan negaranya sempat memperingatkan para pejabat Rusia soal keberadaan pasukan SDF di area itu, sebelum menggagalkan serangan.
(aal)