Dalam pidato pertamanya di Konferensi Keamanan Munich, Netanyahu membawa sebuah benda atau potongan puing yang ia sebut sebagai pesawat tanpa awak milik Iran yang terbang di kedaulatan udara Israel, Februari ini.
Netanyahu memamerkan potongan pesawat nirawak itu di hadapan pejabat keamanan dan pertahanan serta para diplomat dari Eropa dan Amerika Serikat yang hadir di konferensi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iran sebelumnya meledek pernyataan keras Netanyahu dengan menyebut reputasi tak terkalahkan Israel telah runtuh setelah sebuah pesawat F-16 milik negara Zionis itu ditembak jatuh di Suriah, beberapa hari lalu.
Kali ini, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyatakan presentasi Netanyahu di Munich sebagai 'sirkus kartun yang bahkan tak perlu ditanggapi.
Lihat juga:Suriah Tembak Jatuh Jet F-16 Israel |
"Saat Suriah memiliki keberanian menembak jatuh pesawat Israel, seolah bencana telah terjadi," kata Zarif, sambil menyebut Israel menggunakan agresi sebagai kebijakan melawan negara tetangga termasuk Libanon dan Suriah.
Israel berulang kali menuduh Iran berupaya membangun pengaruh militer di Suriah dimana kelompok yang didukung Iran membantu Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang saudara yang kini memasuki tahun ke delapan.
"Mencoba mendirikan imperiumnya di Timur Tengah dari bagian selatan Yaman, serta menciptakan penghubung dari Iran menuju Irak, Libanon, dan Gaza," ujar Netanyahu.
Perang kata-kata antara kedua negara di forum Internasional terjadi di tengah upaya Israel bekerjasama dengan negara-negara Arab Sunni yang juga mengkhawatirkan pengaruh Syiah Iran. (wis)