FOTO: Jejak Gempuran Pasukan Kongo ke Pemberontak Uganda

Reuters, CNN Indonesia | Senin, 26/02/2018 23:38 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Kemenangan angkatan bersenjata Kongo menyisakan para tentara kelelahan, sepatu bot, sampah, hingga jenazah hangus di markas para pemberontak Uganda.

Kemenangan angkatan bersenjata Kongo menyisakan para tentara kelelahan, sepatu bot, sampah, hingga jenazah hangus di markas para pemberontak Uganda. (REUTERS/Goran Tomasevic)
Angkatan bersenjata Republik Demokratis Kongo meluncurkan serangan terbarunya terhadap Pasukan Demokratis Sekutu (ADF) pada bulan lalu. (REUTERS/Goran Tomasevic)
Kelompok itu merupakan kumpulan pemberontak Islamis yang sejatinya berasal dari Uganda dan bergerak melintasi perbatasan ke timur Kongo. (REUTERS/Goran Tomasevic)
Otoritas Kongo menuding ADF melakukan serangkaian serangan di sekitar kota Beni antara 2014 hingga 2016, menewaskan 800 orang. (REUTERS/Goran Tomasevic)
Para pemberontak juga dituding menyerang pangkalan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Desember, menewaskan 15 orang penjaga perdamaian dan lima tentara Kongo. (REUTERS/Goran Tomasevic)
Namun, kemenangan di tengah pegunungan itu dicapai di tengah risiko terseretnya kembali Kongo ke dalam siklus peperangan yang menewaskan jutaan orang di akhir abad lalu. (REUTERS/Goran Tomasevic)
ADF adalah satu di antara banyak kelompok yang disebut bertanggung jawab atas peningkatan jumlah serangan di negara kaya mineral itu. (REUTERS/Goran Tomasevic)
Lebih dari 4,4 juta orang terusir kekerasan yang diperparah dengan penolakan mundur dari Presiden Joseph Kabila, di akhir masa jabatannya 2016 lalu. (REUTERS/Goran Tomasevic)
Lebih dari 532 ribu orang melarikan diri, hanya dari dua wilayah di sepanjang perbatasan Uganda pada 2016 dan 2017. (REUTERS/Goran Tomasevic)
Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan serangan terhadap ADF saat ini kemungkinan bisa memaksa 370 ribu orang lainnya turut kehilangan tempat tinggal. (REUTERS/Goran Tomasevic)