"Jika Rusia akan terus melindungi Iran maka AS dan rekan-rekan perlu bertindak sendiri. Jika kami tidak mendapatkan tindakan di dewan, makan kami mesti mengambil tindakan sendiri," kata Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley kepada wartawan saat mengunjungi Tegucigalpa, Honduras.
Sebagaimana dikutip Reuters, Haley tidak menjelaskan tindakan apa yang mungkin diambil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Donald Trump telah memperingatkan para sekutunya di Eropa agar berkomitmen bekerja sama dengan Washington dan memperketat perjanjian tersebut, paling lambat pada pertengahan Mei. Resolusi yang diveto Rusia disusun oleh Inggris bersama AS dan Perancis.
Resolusi itu diajukan untuk memperbarui sanksi terkait Yaman. Amerika dan para sekutunya semula menginginkan mandat tahunan itu diperbarui dengan ditambah kecaman terhadap Iran karena melanggar embargo Houthi.
Selain itu, negara-negara Barat juga menuntut DK PBB berkomitmen mengambil tindakan untuk menanggapi hal tersebut.
Lihat juga:Melihat dengan Jernih Konflik di Yaman |
Rusia selama ini mempertanyakan laporan soal pelanggaran Iran yang diajukan pakar PBB pada Januari lalu.
Resolusi dewan keamanan PBB membutuhkan sembilan suara dukungan untuk bisa diloloskan, dengan catatan Rusia, China, AS, Perancis atau Inggris tidak menggunakan hak veto. Menyusul kegagalan resolusi yang disusun Inggris, dewan keamanan mengadopsi draf dari pihak Rusia yang tidak menyinggung Iran dan hanya memperbarui sanksi PBB terhadap Yaman untuk setahun.
[Gambas:Video CNN]
(aal)