Diplomat AS Urusan Korut Pensiun Jelang Dialog AS-Pyongyang

Natalia Santi, CNN Indonesia | Selasa, 27/02/2018 10:18 WIB
Diplomat AS Urusan Korut Pensiun Jelang Dialog AS-Pyongyang Joseph Yun, diplomat senior AS soal Korut pensiun Jumat (2/3) pekan ini di tengah harapan akan adanya dialog antara Washington-Pyongyang. (AFP PHOTO/POOL/TORU YAMANAKA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Diplomat senior Amerika Serikat yang mengurusi kebijakan Korea Utara pensiun pada akhir pekan ini, di tengah harapan dialog antara Washington dan Pyongyang.

Joseph Yun, 63 tahun, merupakan wakil khusus bidang kebijakan Korea Utara, dan wakil asisten Menteri Luar Negeri bidang Korea dan Jepang selma lebih dari tiga dekade.

"Keputusan untuk pensiun saat ini sepenuhnya adalah keputusan saya," kata Yun kepada CNN.


Dia mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Rex Tillerson "dengan menyesal" menerima pengunduran dirinya.

Yun terpilih sebagai wakil khusus Amerika Serikat soal kebijakan Korea Utara di masa pemerintahan Presiden Barack Obama pada Oktober 2016.

Perannya sangat penting dalam mengamankan pembebasan Otto Warmbier, mahasiswa AS yang ditahan Korut. Yun pergi ke Korut untuk menjemput Warmbier pada Juni lalu. Enam hari kemudian mahasiswa berusia 22 tahun itu meninggal dunia.

Yun adalah diplomat senior kesekian yang telah mengundurkan diri. Menurut kabar yang dilansir Washington Post, pengunduran dirinya menggambarkan frustasi di kalangan para diplomat AS, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Pengunduran diri Yun juga menambah lebar kesenjangan Washington soal isu-isu Korea. Amerika Serikat belum menunjuk seorang duta besar untuk Korea Selatan, 13 bulan setelah Trump berkuasa. Victor Cha, yang pernah digadang-gadang sebagai kandidat duta besar telah dicabut pencalonannya bulan lalu.

Pengunduran diri Yun terjadi di tengah banyaknya diplomat yang frustrasi lantaran pemerintah Trump tidak mau mendengarkan Departemen Luar Negeri. Bulan ini, Wakil Menlu Bidang Politik, Tom Shannon mengajukan pensiun setelah melayani selama 35 tahun di Departemen Luar Negeri AS.

[Gambas:Video CNN] (nat)