Anastasia Vashukevich, yang juga dikenal dengan nama Nastya Rybka, mengatakan dirinya ditahan di Thailand setelah ditangkap karena menggelar "latihan seks" bersama sembilan warga Rusia lain di Pattaya, 26 Februari lalu.
Dalam perjalanan menuju rumah tahanan di Pattaya, Rybka mengunggah video di akun Instagram-nya, meminta bantuan para wartawan AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebut dirinya sendiri sebagai tukang rayu dan mempublikasikan sebuah "buku harian" soal "cara merayu miliarder." Dalam investigasi, Navalny mempublikasikan video dari Instagram Rybka yang menunjukkan perjalanannya menggunakan yacht dengan miliarder Oleg Deripaska dan Wakil Perdana Menteri Sergey Prikhodko, Agustus 2016.
[Gambas:Instagram]
Navalny mengatakan kedua orang itu bisa terdengar di video tengah membahas hubungan buruk Rusia dengan Amerika Serikat. Navalny menyiratkan Deripaska dan Prikhodko mungkin berperan sebagai penghubung antara Kremlin dan tim kampanye Trump.
CNN berulang kali menghubungi Prikhodko untuk meminta komentar, tapi dia tidak merespons.
Namun, seorang juru bicara Deripaska mengatakan kepada CNN bahwa miliarder itu "tidak pernah menerima komunikasi apapun terkait masalah tersebut." Juru bicara Manafort mengatakan penjelasan semacam itu biasa saja dilakukan "rutin" tapi tidak pernah terjadi.
(aal)