Korut Akan Berpartisipasi di Olimpiade Tokyo 2020

AFP, CNN Indonesia | Sabtu, 31/03/2018 17:29 WIB
Korut Akan Berpartisipasi di Olimpiade Tokyo 2020 Pemimpin Korut Kim Jong-un mengatakan akan mengirimkan tim Korut ke Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Musim Dingin di Beijing pada 2022. (KCNA/via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan negaranya akan berpartisipasi dalam Olimpiade di Tokyo 2020 dan Beijing 2022.

Hal itu diungkap oleh Ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach pada Sabtu (31/3), setelah bertemu Kim di Pyongyang.

Bach mengatakan pihaknya akan membuat proposal terkait aktivitas bersama yang bisa dilakukan oleh Korea Utara dan Korea Selatan pada Olimpiade di Tokyo, Jepang, 2020.


Ketika mendarat di bandara Beijing, kepada wartawan Bach mengatakan dialognya bersama Kim pada Jumat lalu di Pyongyang berlangsung "sangat terbuka dan bermanfaat".
"Mereka mengumumkan (kepada kami) bahwa mereka pasti akan berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo 2020 juga Olimpiade Musim Dingin di Beijing 2022," ujar Bach.

"Dan komitmen ini didukung sepenuhnya oleh pemimpin tertinggi (Korut)," tambahnya.

Olimpiade Musim Dingin lalu yang berlangsung di Pyeongchang terbukti menjadi awal yang baik bagi hubungan kedua negara.
Korut dan Korsel kini menjajaki kerja sama di bidang budaya dan olah raga setelah terhenti selama beberapa dekade. Kim Jong-un dan Presiden Korsel Moon Jae-in juga dijadwalkan bertemu akhir April mendatang, dalam pertemuan tingkat tinggi kedua negara.

Kantor berita Korut KCNA menyebut bahwa Kim berterima kasih kepada Bach yang sudah membantu mencairkan tensi kedua negara di Semenanjung Korea itu.

Korut yang selama ini sangat tertutup, memang mulai terlihat membuka diri sejak Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang.
Selain membuka peluang kerja sama dengan Korsel, pekan lalu Kim untuk pertama kali setelah menjabat, mengunjungi Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Kim juga direncanakan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Mei mendatang.

Hubungan Korut dengan Jepang sendiri selama ini selalu buruk. Tokyo selalu bersikap "keras" dalam hal negosiasi dengan Korut. Namun media-media Negeri Sakura itu belakangan juga sudah menyebut kemungkinan pertemuan Kim dengan Perdana Menteri Shinzo Abe.  (stu)