FOTO: Lima Dekade Berlalu, Warisan Martin Luther King Jr

REUTERS/Jonathan Ernst , CNN Indonesia | Kamis, 05/04/2018 19:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Setengah abad lalu, Pendeta Martin Luther King Jr. datang ke Memphis untuk mendukung aksi mogok para petugas kebersihan namun itu jadi perjalanan terakhirnya.

Setengah abad lalu, Pendeta Martin Luther King Jr. datang ke Memphis untuk mendukung aksi mogok para petugas kebersihan. Perjalanan terakhir pendeta Gereja Baptis yang beralih menjadi aktivis hak-hak sipil demi keadilan sosial. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Pada 4 April 1968, sehari sebelum aksi dimulai, Martin Luther King Jr. yang dikenal dengan singkatan namanya, 'MLK' ditembak mati di balkon Motel Lorreine. Dia wafat dalam usia 39 tahun. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Sebulan sebelumnya, MLK memimpin aksi petugas kebersihan melintasi Kota Tennessee yang berujung bentrokan. Meski demikian dia bersumpah untuk kembali menggelar aksi kedua. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Dia meyakinkan para peserta aksi bahwa keadilan akan menang. Komitmen dan janji MLK membekas di hati para peserta aksi hingga kini. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Henry Leach, salah seorang peserta aksi mogok 50 tahun lalu menyatakan MLK hadir di Kota Memphis untuk memperjuangkan keadilan, bukan kekerasan. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Di malam sebelum aksi kedua, penerima Nobel Perdamaian itu menyampaikan khotbahnya yang terkenal
Michael Halloway, seorang petugas kebersihan di Memphis mengatakan MLK bakal terharu melihat keadaan hubungan antar-ras di Amerika Serikat saat ini.