"Agresi Israel di Terminal 4 dilakukan dengan pesawat F-15 yang menembakkan sejumlah rudal dari Libanon," demikian bunyi laporan kantor berita Suriah, SANA, sebagaimana dikutip Reuters.
Pernyataan ini dilansir tak lama setelah Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa serangan itu dilakuan menggunakan dua jet tempur F-15 milik Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden ini memang terjadi tak lama setelah Presiden Donald Trump memperingatkan Suriah mengenai dugaan serangan senjata kimia yang menewaskan puluhan orang di daerah kekuasaan pemberontak di Kota Douma pada Sabtu (7/4).
Melanjutkan pernyataan itu, Trump menulis, "Presiden Putin, Rusia, dan Iran bertanggung jawab karena mendukung Binatang Assad."
Pernyataan tersebut disampaikan tepat setahun setelah AS menyerang satu pangkalan udara Suriah sebagai balasan atas serangan sarin di Khan Sheikhoun pada 2017. (has)