"[Putin memperingatkan Putin] untuk menghindari segala tindakan yang dapat membuat situasi di negara itu semakin tidak stabil, yang dapat mengancam keamanan," demikian pernyataan Kremlin, sebagaimana dikutip AFP, Rabu (11/4).
Kremlin menyatakan bahwa peringatan ini disampaikan langsung oleh Putin melalui sambungan telepon. Dalam perbincangan itu, Putin juga "menekankan kepentingan untuk menghormati kedaulatan Suriah."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iran dan Rusia adalah sekutu besar Suriah. Mereka menuding Tel Aviv sebagai dalang di balik gempuran tersebut karena sebelumnya, angkatan udara Israel melakukan serangan serupa di pangkalan militer yang sama.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump langsung menyatakan bakal mengambil tindakan tegas untuk menanggapi serangan gas yang menewaskan 60 orang tersebut.
Kremlin terus mengingatkan agar komunitas internasional tidak melakukan tindakan yang dapat membuat situasi ringkih di Suriah menjadi semakin tidak stabil.
Namun, Trump akhirnya tetap mengumumkan bahwa AS akan melakukan serangan rudal ke Suriah. (has)