Empat Orang Ditangkap Terkait Rencana Teror Konsulat Turki

S. Yugo Hindarto, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 03:34 WIB
Empat Orang Ditangkap Terkait Rencana Teror Konsulat Turki Empat pria ditangkap kepolisian Belanda terkait teror. (Ilustrasi/Thinkstock/nito100)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Belanda dan Belgia menangkap empat orang pria yang diduga akan melakukan aksi teror di kantor Konsulat Turki di Rotterdam, Belanda.

Diberitakan AFP, Selasa (17/4), keempat pria tersebut ditangkap di lokasi terpisah. Dua dari empat terduga pelaku teror itu merupakan kakak beradik.

Polisi menangkap kakak beradik berusia 29 tahun dan 26 tahun itu di wilayah Oudenbosch, Belanda. Kemudian polisi menangkap terduga ketiga yang berusia 37 tahun di Roosendaal. Sedangkan pria keempat berusia 39 tahun ditangkap di wilayah Essen, sebelah utara Belgia.
Menurut polisi, keempatnya diduga sedang merencanakan aksi teror. Polisi menyebut mereka juga menyiapkan pelatihan terroris serta menyebarkan ajaran kekerasan melalui media sosial.

Penangkapan berawal dari pengembangan kasus terorisme sebelumnya dengan tersangka Jaouad A. Polisi menyadap sejumlah pembicaraan Jaouad dengan para terduga teroris tersebut.

Jaouad telah divonis empat tahun penjara oleh pengadilan atas tuduhan kepemilikan senjata api jenis AK-47. Polisi menggerebek rumah Jaouad pada November 2017 di Rotterdam.

Menurut polisi, rencana teror di kantor Konsulat Turki itu telah dibahas oleh Jaouad dan empat rekannya melalui telepon.

Namun, rencana tersebut batal dilakukan karena sejumlah pelaku menolak menjadikan Konsulat Turki sebagai sasaran teror.

Kini, tiga pelaku telah ditahan kepolisian Belanda, sedangkan seorang lagi akan diekstradisi dari Belgia ke Belanda.
(ugo)