Moon Jae-in: Jepang dan Korut Mesti Berdialog

Reuters, CNN Indonesia | Selasa, 08/05/2018 22:37 WIB
Moon Jae-in: Jepang dan Korut Mesti Berdialog Moon Jae-in (kanan) mengatakan Jepang mesti mulai berdialog dengan pemerintahan Kim Jong-un (kiri). (Korea Summit Press Pool/Pool via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan Jepang dan Korea Utara mesti mulai berdialog untuk menormalisasi hubungan kedua negara dan berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas kawasan.

"Secara khusus, saya rasa dialog antara Jepang dan Korut mesti dimulai kembali," kata Moon dalam wawancara dengan surat kabar Yomiuri shimbun, dikutip Reuters pada Selasa (8/5).

"Jika hubungan Jepang-Korea Utara dinormalisasi, hal itu akan berkontribusi besar pada perdamaian dan keamanan di Asia Timur Laut di luar semenanjung Korea," kata dia dalam jawaban tertulis atas pertanyaan surat kabar tersebut.


Dalam pertemuan tingkat tinggi bulan lalu dengan pemimpin Korut Kim Jong-un, kedua pihak sepakat bekerja sama menuju denuklirisasi. Menurut Moon, dalam pertemuan itu Kim menyatakan "siap berdialog dengan Jepang kapan saja."
Tokyo selama ini menyebut program senjata nuklir dan peluru kendali Pyongyang sebagai ancaman keamanan terbesar yang melanda Jepang sejak Perang Dunia II.

"Tidak ada perubahan sikap bahwa kami ingin menyelesaikan masalah penculikan dan mengakhiri program nuklir dan rudal Korea Utara sebelum kami mencoba menormalisasi hubungan diplomatik dengan Pyongyang," kata Kementerian Luar Negeri Jepang.

Wawancara Moon dilakukan jelang pertemuan tingkat tingginya dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Perdana Menteri China Li Keqiang di Tokyo, Rabu.

Korea Utara diperkirakan bakal jadi isu utama dalam pertemuan itu, tapi seorang diplomat China mengatakan pembicaraan bakal berkaitan dengan kerja sama regional dan tak berfokus pada semenanjung Korea.
Terlepas dari itu, hubungan dingin Beijing dan Pyongyang yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir tampaknya mulai menghangat sejak Kim diam-diam berkunjung ke China bulan lalu, bertemu Presiden Xi Jinping.

Para analis menyebut pertemuan Kim dan Xi memperkuat posisi negosiasi Korea Utara dengan menjajarkan kedua negara jelang tatap muka dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam waktu dekat ini.

Seorang pejabat tinggi Korea Utara dilaporkan terbang ke Dalian, China, pada Senin. Mengutip sejumlah sumber anonim, laporan itu tidak menjelaskan siapa pejabat yang melawat ke Korut.

[Gambas:Video CNN] (aal)