"Secara khusus, saya rasa dialog antara Jepang dan Korut mesti dimulai kembali," kata Moon dalam wawancara dengan surat kabar Yomiuri shimbun, dikutip Reuters pada Selasa (8/5).
"Jika hubungan Jepang-Korea Utara dinormalisasi, hal itu akan berkontribusi besar pada perdamaian dan keamanan di Asia Timur Laut di luar semenanjung Korea," kata dia dalam jawaban tertulis atas pertanyaan surat kabar tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada perubahan sikap bahwa kami ingin menyelesaikan masalah penculikan dan mengakhiri program nuklir dan rudal Korea Utara sebelum kami mencoba menormalisasi hubungan diplomatik dengan Pyongyang," kata Kementerian Luar Negeri Jepang.
Wawancara Moon dilakukan jelang pertemuan tingkat tingginya dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Perdana Menteri China Li Keqiang di Tokyo, Rabu.
Korea Utara diperkirakan bakal jadi isu utama dalam pertemuan itu, tapi seorang diplomat China mengatakan pembicaraan bakal berkaitan dengan kerja sama regional dan tak berfokus pada semenanjung Korea.
Para analis menyebut pertemuan Kim dan Xi memperkuat posisi negosiasi Korea Utara dengan menjajarkan kedua negara jelang tatap muka dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam waktu dekat ini.
Seorang pejabat tinggi Korea Utara dilaporkan terbang ke Dalian, China, pada Senin. Mengutip sejumlah sumber anonim, laporan itu tidak menjelaskan siapa pejabat yang melawat ke Korut.
[Gambas:Video CNN] (aal)