Dalam rekaman video berdurasi lima menit yang disebut 'Tel Aviv adalah Tanah Umat Muslim Juga', doktor asal Mesir itu menilai pemerintahan Presiden Mahmoud Abbas sebagai "penjual Palestina."
Dia juga menganggap keputusan AS yang berkeras memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem adalah bukti kegagalan negosiasi untuk memperjuangkan hak bangsa Palestina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi hanya perlawanan melalui jihad-lah yang bisa menghentikan mereka."
Al-Zawahiri mengatakan bahwa pendahulunya, Osama bin Laden, juga telah mendeklarasikan AS sebagai "musuh utama umat Muslim di seluruh dunia."
Dia bersumpah rasa aman tidak akan pernah menghinggapi benak seluruh warga AS sampai Washington bersedia hidup dalam kenyataan unuk mengakui Palestina.
Di sisi lain, sejumlah warga Israel menyambut rencana pembukaan kedubes AS di Yerusalem hari ini, bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan Israel yang ke-70.
Sekelompok warga Palestina dikabarkan akan menggelar unjuk rasa di sejumlah titik, termasuk Jalur Gaza, sebagai bentuk protes terhadap peresmian kedubes AS tersebut.
AS berkeras membuka kedubesnya untuk Israel di Yerusalem meski dunia internasional mengutuk dan menolak keputusan tersebut. Sejumlah pihak menganggap keputusan itu bisa mengancam proses perdamaian di Timur Tengah, terutama penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina.
(aal)