Seorang anggota panel penyelidikan kasus 1MDB dari MACC mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya sudah memberikan notifikasi mengenai pemanggilan itu saat mendatangi rumah Najib di Kuala Lumpur pada Jumat (18/5).
"Mereka di sana untuk memberikan notifikasi untuk datang ke MACC pada Selasa depan guna mendapatkan keterangan terkait SRC (SRC International, bekas anak perusahaan 1MDB bidang energi)," ujar seorang sumber kepada Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat menjabat, Najib selalu membantah tudingan ini dengan berkilah bahwa uang tersebut merupakan sumbangan dari anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi.
Setelah Najib digulingkan oleh Mahathir dalam pemilu bersejarah pada pekan lalu, pemerintah Malaysia langsung melakukan penyelidikan besar-besaran.
Dalam penggeledahan itu, kepolisian menyita 284 kotak berisi tas bermerek buatan desainer ternama, juga puluhan tas lain yang dipenuhi perhiasan dan uang tunai.
Pemerintah Malaysia juga membentuk komite khusus untuk menyelidiki skandal 1MDB dengan anggota lima orang, termasuk mantan Jaksa Agung, Abu Talib Othman, dan satu konsultan yang pernah dikontrak Otoritas Jasa Keuangan Indonesia, Faris Rabidin. (has)