Netizen Sindir Najib Razak yang Protes Polisi 'Curi' Cokelat

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Rabu, 23/05/2018 18:21 WIB
Netizen Sindir Najib Razak yang Protes Polisi 'Curi' Cokelat Netizen Malaysia menyindir mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak yang mengeluh cokelat dan makanan di kulkasnya diambil polisi saat penggeledahan. (REUTERS/Olivia Harris)
Jakarta, CNN Indonesia -- Warganet Malaysia menggaungkan tagar #chocs4cops di media sosial, menyindir eks Perdana Menteri Najib Razak yang mengeluh polisi mengambil makanan termasuk cokelat dalam kulkasnya saat melakukan penggeledahan beberapa waktu lalu.

Penggeledahan itu dilakukan terkait penyelidikan dugaan korupsi lembaga investasi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Komplain yang diutarakan pengacara Najib saat itu, Harpal Singh Grewal, langsung mengundang cibiran netizen hingga memicu salah satu advokat, Siti Kasim, membuat gerakan memberi cokelat gratis ke kantor polisi.


"Saat [keluhan Najib] muncul, saya betul-betul geram. Anda mengeluh soal orang memakan cokelat anda? Betapa konyolnya itu. Bagi saya itu hal yang sangat bodoh hingga membuat saya ingin menangis," kata Kasim kepada Channel NewsAsia, Rabu (23/5).



Kasim pun menggelar donasi melalui laman Facebooknya bagi warga Malaysia yang ingin menyumbang atau berpartisipasi langsung dalam gerakan #chocs4cops, seperti memberikan sekotak cokelat kepada petugas dan kantor polisi terdekat.

Ajakan untuk berpartisipasi membagi-bagikan cokelat buat polisi itu telah dibagikan lebih dari 2.000 pengguna Facebook.



Sebagian netizen lainnya mencibir Najib karena keluhannya tersebut.

"Pak Najib, Anda mempermasalahkan saat polisi memakan cokelat dari kulkas Anda, bagaimana dengan uang kami yang selama ini Anda makan?" ucap Sherman Pravin, seorang warga Malaysia, melalui Twitternya.



"Anda makan uang kami, kami makan cokelat Anda. #chocs4cops," bunyi kicauan akun @coreylukes.

"Saya tidak meyalahkan polisi. Mereka sudah terbebani dengan perasaan bersalah dan penyesalan karena dipaksa melakukan pekerjaan 'kotor' di bawah rezim Malaysia sebelumnya. Mereka mencuri beberapa potong cokelat dari eks pemimpin rezim sebelumnya dan ada yang mempermasalahkan itu. Konyol! #chocs4cops," bunyi komentar @schmeezi.

Nama Najib terus menjadi sorotan setelah kalah pemilihan umum 9 Mei lalu. Eks PM periode 2009-2018 itu saat ini tengah diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia (MACC) terkait aliran dana mencurigakan sebesar US$700 juta ke rekening pribadinya.


Dana itu diduga berkaitan dengan penyalahgunaan US$4,5 miliar uang negara oleh 1MDB, lembaga yang didirikannya 2008 lalu.

Untuk pertama kalinya, Najib diperiksa MACC untuk dimintai keterangan terkait kasus 1MDB, Selasa (22/5). Sebelumnya, kepolisian telah menggeledah sejumlah properti Najib dan menyita 72 kotak berisi barang mewah, serta 284 tas bermerek yang diduga milik dia dan istrinya, Rosmah Mansor.

MACC menegaskan pemanggilan Najib merupakan awal dari penyelidikan baru 1MDB. Kepala MACC Mohd Shukri Abdull menganggap aparat memiliki cukup bukti keterlibatan Najib dalam skandal korupsi terbesar di Negeri Jiran tersebut.

[Gambas:Video CNN]







(nat)