Donald Trump Ikut Komentari Skandal Seks Harvey Weinstein

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Sabtu, 26/05/2018 18:16 WIB
Donald Trump Ikut Komentari Skandal Seks Harvey Weinstein Donald Trump mengaku tidak tahu apa-apa soal kasus pelecehan seksual Harvey Weinstein. (REUTERS/Yuri Gripas)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus Harvey Weinstein sudah menjadi perbincangan hangat di Hollywood sejak skandal pelecehan seksualnya tercium media Oktober lalu. Namun Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengomentarinya, mengaku tidak familiar dengan kasus itu.

Kepada wartawan di Gedung Putih, Trump menyebut tidak mengetahui apa pun soal kasus Weinstein. Kendati demikian, Trump menyatakan keprihatinannya.

"Saya tidak tahu apa-apa soal itu. Itu buruk. Sangat buruk," ujarnya, Jumat (25/5), seperti dikutip dari CNN.



Ini bukan komentar pertama Trump tentang kasus yang menimpa produser film Shakespeare in Love (1998) itu. Tak lama setelah laporan tentang pelecehan seksual yang dilakukann Weinstein ramai di media massa Oktober lalu, Trump ikut buka suara.

Saat itu ia mengaku tidak terkejut atas kasusnya.

"Saya kenal Harvey Weinstein sejak lama. Saya tidak terlalu terkejut melihat kasus ini," ujarnya.


Namun baru-baru ini Weinstein menyerahkan diri ke kepolisian Manhattan, New York soal kasus itu. Ia harus berurusan dengan hukum karena ada beberapa perempuan yang menuntutnya, meski mantan bos The Weinstein Company terus menampik.

Mengutip Daily Mail beberapa waktu lalu, Trump sempat dikaitkan dengan kasus pelecehan seksual Weinstein. Disebut-sebut, Weinstein adalah pihak yang vokal menolak Trump duduk di kursi pimpinan AS.

Di sisi lain, Weinstein punya hubungan erat dengan Hillary Clinton, mantan pesaing Trump dalam Pilpres AS. Meski tidak jelas apakah kasus Weinstein ada kaitannya dengan kepentingan politik, Trump tetap berkomentar atas kasus Weinstein.


Mengutip CNN, skandal pelecehan seksual sendiri sempat menghantui Trump dalam masa kampanyenya.

Sebuah rekaman suara terungkap ke publik pada 2016, menunjukkan bahwa Trump melontarkan perkataan cabul dan merendahkan soal wanita. Sejak itu, sejumlah wanita muncul ke publik dan mengaku pernah dilecehkan oleh presiden ke-45 AS tersebut.

November 2016, seorang mantan kontestan reality show The Apprentice, Summer Zervos juga bersaksi bahwa dia pernah dilecehkan Trump saat keduanya bertemu di Hotel Beverly Hills, Los Angeles. Trump sendiri merupakan pencipta reality show yang tayang sejak 2004 itu.

Belum lagi, baru-baru ini Trump tersandung skandal dengan mantan bintang panas, Stormy Daniels. (rsa)