"Saat ini Kemlu bersama oganisasi kemanusiaan sedang menggalang bantuan untuk Palestina, terutama di Gaza. Pemerintah saat ini juga terus meningkatkan bantuan bagi pengungsi Palestina," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam rapat bersama Komisi I DPR RI, Kamis (31/5).
Kemlu mengklaim dana miliaran dolar itu telah membantu sedikitnya 1.800 warga Palestina dalam beberapa area seperti diplomasi, agrikultur, dan manajemen bencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Retno menegaskan Indonesia akan terus mendukung dan membantu Palestina memperjuangkan haknya. Posisi RI, tuturnya, tidak akan pernah berubah menanggapi pembukaan kedubes AS di Yerusalem.
Sejauh ini Guatemala dan Paraguay menjadi dua negara pertama yang telah mengikuti langkah AS.
"Indonesia akan selalu mengecam keras kebijakan AS tersebut. Langkah AS ini melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mengancam perdamaian itu sendiri," tutur Retno.
"Indonesia mendesak PBB menekan negara anggota untuk tindak mengikuti langkah Amerika Serikat membuka kedutaan besar untuk Israel di Yerusalem."
(aal)