PBB Desak Korut Bebaskan Ratusan Tahanan Jelang KTT dengan AS

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 07/06/2018 23:55 WIB
PBB mendesak Korut membebaskan ratusan tahanan sebelum pertemuan bersejarah Kim Jong-un dan Presiden Donald Trump di Singapura pada 12 Juni mendatang. Ilustrasi. (AFP Photo/Fabrice Coffrini)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang ahli hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa mendesak Korea Utara memberikan amnesti kepada ratusan tahanan sebelum pertemuan bersejarah Kim Jong-un dan Presiden Donald Trump di Singapura pada 12 Juni mendatang.

"[Korut harus] memberikan amnesti umum untuk membebaskan ratusan tahanan," ujar Tomas Ojea Quintana selaku utusan PBB untuk urusan HAM di Korut, sebagaimana dikutip AFP, Kamis (7/6).
Quintana mengakui bahwa isu pembebasan tahanan Korut memang sangat sulit diwujudkan. Namun, ia merasa sudah ada perkembangan semenjak rencana pertemuan Kim dan Trump digaungkan.

Salah satu buktinya adalah pembebasan tiga tahanan warga AS dari Korut pada pertengahan tahun ini. "Ini adalah sinyal bagus dari pemerintah untuk mulai membebaskan para tahanan," tutur Quintana.


Namun, sejumlah pengamat meragukan permintaan Quintana ini dapat diwujudkan karena disampaikan hanya berselang sepekan menjelang pertemuan Kim dan Trump.
Sebelumnya, Quintana juga pernah mengatakan bahwa isu denuklirisasi yang menjadi fokus dalam pertemuan Kim dan Trump itu "akan tetap rentan jika menepikan isu HAM dan kebutuhan dasar populasi Korut."

Selama ini, Korut diduga melakukan pelanggaran HAM terhadap tahanan di negara mereka, seperti pembunuhan di luar proses hukum dan penyiksaan. Hingga kini, diduga ada 120 ribu tahanan politik di Korut. (has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK