"Terima kasih Perdana Menteri Lee Hsien Loong!" tulis dia dalam twit yang menyertakan video tersebut, Senin (11/6).
Dalam video, tampak saat iring-iringan Trump tiba di Istana, disambut oleh Lee. Presiden AS kemudian menandatangani buku tamu dan berjabat tangan dengan pemimpin Singapura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan dari Singapura:KTT AS-Korut, Tamu Hotel Dilarang Memotret Kim Jong-un |
Sementara itu, Kim telah lebih dulu bertemu dengan Lee, beberapa jam setelah ia tiba di Singapura, Minggu.
[Gambas:Twitter]
Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Singapura, Trump disebut bersedia berkunjung kembali ke negara tersebut pada November nanti.
"Perdana Menteri Lee Hsien Loong melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Amerika Serikat Donald J Trump di istana hari ini, diikuti jamuan kerja," bunyi pernyataan itu.
Setelah bertemu PM Lee, Trump kemudian menemui para pejabat kedutaannya di Singapura.
Sementara itu, masih belum ada kabar kegiatan anggota delegasi Korea Utara maupun Kim Jong-un, selain pertemuan antara anggota delegasi untuk mempersiapkan pertemuan bersejarah besok.
Pertemuan Kim dan Trump akan jadi pertama kalinya dalam sejarah pemimpin kedua negara bertatap muka secara langsung.
Di saat yang sama, Korea Selatan tengah dipimpin Presiden Moon Jae-in yang lebih mengedepankan pendekatan lunak terhadap negara tetangganya. Secara resmi, dua Korea masih berstatus musuh perang.
Keinginan Moon disambut perubahan mendadak Kim yang pada pidato akhir tahunnya menyatakan ingin memperbaiki hubungan dengan Korsel. Setelah itu, kedua negara sepakat memulai proses damai dan berdialog dengan pihak AS.
(aal)