"Kami tidak tahu tipe orang yang bernegosiasi dengan pemimpin Korea Utara. Tak jelas apakah dia tidak akan membatalkan perjanjian itu sebelum pulang," ujar juru bicara pemerintahan Iran, Mohammad Bagher Nobakht, sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.
Pernyataan ini dilontarkan untuk menanggapi kesepakatan hasil pertemuan bersejarah antara Kim dan Trump di Singapura pada Selasa (12/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Trump membatalkan perjanjian itu pada Mei lalu karena menganggap isinya tak dapat membidik langsung program rudal balistik Iran. Trump mengatakan ingin menyusun perjanjian baru.
Lihat juga:Iran Ajak Dunia Lawan Trump |
Selain perjanjian nuklir Iran, Trump baru-baru ini juga menarik dukungannya dari pernyataan bersama para pemimpin negara di akhir konferensi tingkat tinggi G7 hanya berselang sehari sebelum pertemuan dengan Kim. (has)