Juru bicara Pentagon, Jamie Davis, mengatakan kepada AFP bahwa keputusan ini diambil sesuai dengan permintaan dari Kementerian Kesehatan (HHS).
"[Kami diminta] melihat kemampuan kami untuk menyediakan 20 ribu tempat tidur sementara untuk anak sebatang kara di instalasi Kementerian Pertahanan," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"[Sejumlah markas] sudah didatangi oleh HHS untuk kemungkinan dijadikan penampungan, tapi bukan berarti semua anak ditempatkan di sana," ucap Davis.
Namun, Davis memastikan pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan HHS untuk menangani masalah imigran anak ini.
Permintaan ini dilayangkan setelah Presiden Donald Trump menandatangani surat perintah untuk mengakhiri aturan pemisahan keluarga imigran yang dikecam oleh banyak pihak.
Namun, setelah aturan itu dihentikan, timbul masalah baru karena sudah ada 2.342 anak yang sudah dipisahkan dari orang tuanya selama 5 Mei sampai 9 Juni lalu.
Dalam surat perintah itu pun, Trump sudah menginstruksikan Kemhan menyediakan fasilitas untuk menampung keluarga imigran atau membangun tempat baru jika memang dibutuhkan. (has)