Dia tengah mengendarai mobil dengan teman-temannya saat diberhentikan oleh polisi. Remaja yang dibawa ke AS secara ilegal saat masih bayi itu tak bisa menunjukkan tanda pengenal. Demikian dikisahkan dalam investigasi CNN pada Jumat (22/6).
Petugas kemudian memanggil pihak imigrasi, yang kemudian menangkap dan mengirimnya ke pusat penampungan untuk anak imigran tanpa pendamping.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, John Doe 2 ditampung di sistem yang lebih bermasalah, menurut deklarasi di bawah sumpah dalam mosi terkini melawan pemerintah federal terkait penahanan ilegal dan tak pantas pada anak-anak. Pengakuannya adalah satu dari puluhan yang menggambarkan penampungan penuh sesak dengan penelantaran, pelecehan dan penganiayaan.
Tudingan dalam dokumen-dokumen ini, termasuk laporan inspeksi terbaru serta tuntutan lainnya, menyebut kondisi kotor, pengawasan surat atau telepon, ruangan tanpa pendingin di musim panas, hingga pemberian psikotropika yang disembunyikan sebagai vitamin. Di satu fasilitas, anak-anak bercerita dikekang untuk menerima suntikan yang tercatat merupakan antipsikotik serta obat penenang dosis keras.
Sistem ini akan dimasuki oleh anak-anak yang kini terpisah dari orang tuanya. Bahkan setelah Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mencegah pemisahan, sistem itu masih akan menaungi ribuan anak yang sudah terlanjur berada di sana.
Kantor urusan Pemukiman Pengungsi tidak merespons setelah berulang kali dimintai informasi, dan seorang juru bicara mengatakan pihaknya tidak bisa mengomentari litigasi berjalan. Namun, para pejabat menyatakan tempat penampungan dikelola organisasi yang memenuhi standar lisensi pemerintah dan diisi oleh staf dengan perlengkapan cukup.
Meski Trump telah mencegah pemisahan keluarga, ribuan anak imigran masih akan tetap berada di pusat penampungan. (REUTERS/Jonathan Ernst) |
Dia mengklaim manajer kasusnya memberi tahu bahwa ia dipindahkan ke sana karena "masalah sikap." Pernyataan itu didukung berkas hukum dari fasilitas, yang menyebutnya telah didiagnosis dengan kondisi seperti ADHD, kelainan berupa kegelisahan dan sifat meledak-ledak.
"Mereka memegang tangan saya dan mengekang di punggung hingga saya tak bisa bergerak. Kadang mereka menggunakan pulpen untuk menusuk saya di dada, kadang mereka memegang saya di bagian rahang," kata dia. "Mereka lebih besar dari saya, kadang ada tiga atau empat orang di saat bersamaan."
Dalam dokumen pengadilan, Shenandoah menampik tudingan pelecehan apapun, tapi mengakui para staf menggunakan kurungan dan kekangan ketika ada perkelahian.
John Doe 2 masih berada di Shenandoah pada Januari lalu, ketika ia memberikan kesaksiannya. "Saya frustrasi dikurung dan saya rindu keluarga saya," kata dia.
(aal)
Meski Trump telah mencegah pemisahan keluarga, ribuan anak imigran masih akan tetap berada di pusat penampungan. (REUTERS/Jonathan Ernst)