Bantuan ini berkaitan dengan penyerangan yang dilakukan di kantong-kantong pertahanan FSA oleh pemerintah Suriah dengan dukungan Rusia.
Dalam surat dari Washington yang dilihat oleh Reuters itu, disebutkan bahwa, "Anda tidak perlu menggantungkan keputusan pada asumsi atau mengharapkan intervensi militer oleh kami."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan tersebut menumbuhkan harapan kalau AS akan memberikan dukungan militer terhadap pihak oposisi. Pasalnya dalam beberapa hari belakangan pihak militer Suriah dan Rusia terus memborbardir daerah barat laut Suriah.
Uang sebesar itu diambil dari dana bantuan militer dari CIA (Central Intelligence Agency). Namun, para analis percaya bahwa dana bantuan itu telah dihapuskan atas keputusan Presiden Donald Trump tahun lalu.
Kemarin malam waktu setempat, Rusia melakukan serangan bomudara di barat daya Suriah. Masih belum ada laporan korban akibat serangan tersebut. Pihak militer Suriah pun belum memberikan keterangan terkait hal ini. (eks)