Saudi Hancurkan Dua Rudal Houthi di Langit Riyadh

Reuters, CNN Indonesia | Senin, 25/06/2018 08:33 WIB
Saudi Hancurkan Dua Rudal Houthi di Langit Riyadh Ilustrasi. (Reuters/Omar Sanadiki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arab Saudi mengintersepsi dan menghancurkan dua rudal yang ditembakkan kelompok pemberontak Houthi dari Yaman ke ibu kota Riyadh pada Minggu (24/6).

"Pasukan Angkatan Udara Kerajaan Saudi mengintersepsi dan menghancurkan rudal-rudal itu. Sejumlah puing rudal itu jatuh di daerah perumahan, tanpa menyebabkan kerugian," ujar juru bicara koalisi Saudi di Yaman, Turki al-Maliki.

Seorang saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa ia mendengar setidaknya enam ledakan besar dan kilatan cahaya di langit Riyadh saat proses intersepsi itu berlangung.
Pecahan meriam kemudian terlihat bergeletakan di jalan dekat kompleks diplomatik di Riyadh, di mana banyak warga asing tinggal.


Kini, pengamanan di sekitar kompleks diplomatik itu pun diperketat dengan kehadiran mobil pemadam kebakaran di sejumlah sudut jalan.

Stasiun televisi Houthi, al-Masirah, mengonfirmasi bahwa sejumlah rudal Burkan memang ditembakkan ke arah Kementerian Pertahanan Saudi dan beberapa target lainnya.

"Semakin lama agresi dan perang berlangsung, semakin hebat kemampuan rudal balistik kami," kata juru bicara Houthi, Mohammed Abdul-Salam.
Serangan ini adalah upaya gempuran pertama Houthi ke Riyadh sejak Saudi memulai operasi besar-besaran pada 12 Juni lalu untuk merebut Hudaidah.

Hudaidah adalah kota pelabuhan di Yaman yang menjadi jalur utama pasokan untuk Houthi sejak mereka berhasil merebut ibu kota Sanaa pada 2015 lalu.

Sebelum operasi besar-besaran Saudi tersebut, Houthi sudah beberapa kali menembakkan rudal ke arah Riyadh, terakhir pada Desember lalu.

Meski demikian, Saudi tetap berkeras membantu pemerintah Yaman menggempur Houthi yang sudah mengambil alih Istana Kepresidenan di Sanaa sejak tiga tahun lalu. (has/has)