Kantor berita Anadolu melaporkan bahwa kedua belas orang itu saat ini diadili atas tuduhan "menghina seorang pemimpin negara."
Peristiwa ini terjadi ketika kedua belas orang itu bersiap menghadiri kampanye seorang penantang terkuat Erdogan dari kubu oposisi, Muharrem Ince, di Kota Aegean, Izmir, pada Kamis pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut AFP, acara di Izmir ini adalah salah satu kampanye terbesar yang pernah digelar oleh Ince menjelang pemilu pada MInggu (24/6).
Meski mendapatkan banyak dukungan rakyat, Ince tetap tak bisa mengalahkan Erdogan yang akhirnya kembali menang dalam pemilu pada Minggu lalu.
Oposisi pun semakin khawatir akan keberlangsungan demokrasi di Turki karena selama ini, Erdogan dikenal sangat keras membungkam para pengkritik.
Sejak Erdogan menjabat sebagai presiden pada 2014 lalu, ribuan orang ditangkap karena melontarkan kritik, menimbulkan kekhawatiran di kalangan pegiat hak asasi manusia. (has)