Direktur Eropa I Kementerian Luar Negeri RI, Dino R Kusnadi, mengatakan permintaan itu akan disampaikan Menlu Retno Marsudi saat menerima kunjungan Menlu Belanda Stef Blok di kantornya, 3 Juli mendatang.
"Indonesia sedang minta Belanda untuk melakukan kegiatan bersama tanggulangi perdagangan narkoba," kata Dino dalam jumpa pers rutin, Kamis (28/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain penanggulangan narkoba, Dino mengatakan Retno dan Blok akan membahas upaya Indonesia-Belanda memperkuat kerja sama penanggulangan terorisme, terutama melalui program deradikalisasi dan pertukaran informasi mengenai isu ini.
Keamanan siber dan luar angkasa, papar Dino, juga akan dibahas kedua menlu.
Dino mengatakan Blok akan berada di Indonesia pada 2-4 Juli mendatang. Selain Jakarta, Blok dijadwalkan akan berkunjung ke Jawa Timur.
Dino mengatakan ini merupakan lawatan pertama Blok ke Indonesia sejak diangkat oleh Perdana Menteri Mark Rutte sebagai menlu pada 2017 lalu.
Dino mengatakan masalah perdagangan dan investasi juga tak luput dari pembahasan Retno dan Blok nanti. Lawatan Blok, paparnya, ingin dimanfaatkan pemerintah untuk memperbesar peluang kerja sama ekonomi Indonesia dengan Belanda.
"Dalam konteks diplomasi ekonomi, Belanda adalah mitra dagang terbesar kedua Indonesia di antara negara Uni Eropa lainnya. Momentum ini harus terus dijaga agar relasi ini bisa terus membawa benefit bagi kedua negara."
(aal)