Risiko Infeksi, Empat Remaja Thailand Dijauhkan dari Keluarga

AFP, CNN Indonesia | Senin, 09/07/2018 20:06 WIB
Risiko Infeksi, Empat Remaja Thailand Dijauhkan dari Keluarga Empat dari 12 remaja yang berhasil diselamatkan setelah terjebak di gua di Thailand tak diizinkan kontak fisik dengan orang tuanya karena ada risiko infeksi. (Reuters/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Empat dari 12 remaja yang berhasil diselamatkan setelah terjebak di gua di Thailand sejak pekan lalu tak diizinkan berkontak fisik dengan orang tuanya karena ada risiko infeksi.

"Mereka akan dijauhkan dari orang tuanya untuk sementara waktu karena kami khawatir dengan infeksi," ujar ketua tim penyelamat, Narongsak Osottanakorn, sebagaimana dikutip AFP, Senin (9/7).

Narongsak mengatakan bahwa dokter akan memutuskan apakah keluarga dapat menjenguk "dari kejauhan atau melalui kaca."
Sementara itu, sembilan rekan keempat remaja itu masih terjebak bersama satu pelatih tim sepak bola mereka di Gua Tham Luang.


Para pemain sepak bola tim lokal Wild Boars berusia 11-16 tahun itu mengunjungi gua tersebut setelah melakukan latihan rutin pada 23 Juni lalu.

Thailand pun menerjunkan pasukan penyelamat untuk mengevakuasi para remaja tersebut. Kesulitan utama penyelamatan ini adalah letak gua yang berada di kedalaman 600 meter di bawah permukaan tanah.

Selain medan yang sempit dan sulit dijangkau, curah hujan tinggi juga membuat tim penyelamat kesulitan mengevakuasi anak-anak lantaran sebagian gua terendam banjir.
Salah satu relawan sekaligus mantan angkatan laut SEAL Thailand, Sersan Mayor Saman Guman, bahkan tewas saat melakukan misi penyelamatan.

Sejumlah relawan dari negara-negara di Eropa, Asia, Australia, dan Amerika pun mengulurkan tangan mereka.

Gua Tham Luang adalah salah satu daya tarik wisatawan di Thailand. Objek wisata yang terletak di dekat perbatasan Myanmar itu diperkirakan memiliki panjang sekitar 6-8 kilometer. (has/has)