Bintang Kehormatan Tanda Hubungan Pertahanan RI-Brunei Kuat

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 16/07/2018 01:20 WIB
Bintang Kehormatan Tanda Hubungan Pertahanan RI-Brunei Kuat Dubes RI untuk Brunei Darussalam Dr. Sudjatmiko bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang baru menerima bintang kehormatan dari Sultan Brunei Hassanal Bolkiah (Dok. KBRI Bandar Seri Begawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Sudjatmiko menilai pemberian bintang kehormatan untuk Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dari Sultan Brunei Darussalam, Sultan Hassanal Bolkiah menunjukkan kuatnya hubungan pertahanan kedua negara.

Bintang Kehormatan Darjah Paduka Keberanian Laila Terbilang Yang Teramat Gemilang (DPKT) disematkan langsung oleh Sultan Haji Hassanal Bolkiah di hari ulang tahunnya yang ke-72 di Istana Nurul Iman, Bandar Seri Begawan, Minggu (15/7).

Panglima TNI bersama Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, SH dan Dubes RI untuk Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko, hadir sebagai tamu kehormatan untuk menghadiri Majlis Istiadat Barisan Kehormatan guna memperingati hari ulang tahun yang ke-72 Sultan dan Yang Di-Pertuan Negara Brunei Darussalam.



Atas penyematan Bintang Kehormatan DPKT tersebut, Panglima TNI juga mendapat gelar "Dato Paduka Seri". Bintang kehormatan DPKT adalah penghargaan tertinggi Kesultanan Brunei yang diberikan kepada para pemimpin Angkatan Bersenjata negara sahabat.

Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Sujatmiko, yang turut serta mendampingi Panglima TNI di Istana Nurul Iman menyatakan bangga bahwa salah satu putra terbaik Indonesia dapat menerima bintang tanda jasa tersebut.

"Penganugerahan penghargaan mencerminkan hubungan pertahanan yang kuat dan lestari antara Brunei dengan Indonesia," demikian ungkap Dubes Sujatmiko lewat rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (15/7).


"Penganugerahan bintang jasa ini sebagai apresiasi atas eratnya hubungan kedua bangsa, khususnya semakin komprehensifnya kerja sama militer kedua negara," kata mantan Dubes RI untuk Sudan tersebut.

Seusai acara penganugerahan Bintang Kehormatan, Panglima TNI berkesempatan melaksanakan audiensi kepada Sultan Haji Hassanal Bolkiah.

Dalam pertemuan dimaksud kedua pihak membahas isu-isu bilateral yang menjadi perhatian bersama kedua negara dalam kerjasama bidang pertahanan dan keamanan. Khususnya melalui peningkatan kapasitas personel dan interaksi antar perwira kedua negara, antara lain melalui Sesko dan Lemhanas.


Sementara itu, Sultan menyampaikan apresiasi atas fasilitasi dan sambutan bersahabat pemerintah RI saat kunjungan kenegaraannya ke Indonesia bulan Mei 2018 lalu. Panglima TNI juga secara khusus menyampaikan cendera mata kepada Sultan berupa replika kapal Papua dan buku kumpulan foto kunjungan Sultan ke Mabes TNI pada Mei 2018.

Pada kurun waktu sebelumnya, sejumlah perwira tinggi TNI dan Polri juga telah menerima anugerah bintang kehormatan DPKT dimaksud dari Sultan Haji Hassanal Bolkiah.

Tercatat Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menerima penghargaan tersebut pada bulan Agustus 2014, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Oktober 2015, dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menerima penghargaan yang sama pada Agustus 2017. (nat)