John McCain Hentikan Perawatan Medis untuk Obati Kanker Otak

Reuters, CNN Indonesia | Sabtu, 25/08/2018 20:04 WIB
John McCain Hentikan Perawatan Medis untuk Obati Kanker Otak Meski sama-sama bernaung di Partai Republik, McCain merupakan salah satu politikus yang paling kerap mengkritik Donald Trump. (Reuters/Charles Mostoller)
Jakarta, CNN Indonesia -- Senator Partai Republik Amerika Serikat John McCain menghentikan perawatan medis untuk pengobatan kanker otak yang dideritanya.

"John sudah melewati ekspektasi harapan untuk kelangsungan hidupnya," bunyi pernyataan keluarga McCain pada Jumat (24/8). Mereka menjelaskan bahwa perkembangan dari penyakit itu membuat McCain, 81, memutuskan menghentikan pengobatan untuk penyakit "glioblastoma agresif".

"Dengan keinginan kuatnya seperti biasa, dia sekarang memilih untuk menghentikan perawatan medis," kata keluarganya.


McCain, yang mewakili Arizona di Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat AS selama 35 tahun, mengatakan bahwa kanker itu ditemukan pada Juli 2017. Dia juga menjalani operasi untuk infeksi usus pada April lalu.

McCain memiliki reputasi untuk mengutarakan pendapatnya, yang menyebabkan perseteruan dengan Presiden AS Donald Trump. Sumber yang dekat dengan McCain mengatakan Trump tidak akan diundang ke pemakaman.
Hubungan McCain-Trump memanas pada 2015 ketika McCain mengatakan pencalonan Trump telah "memicu kegilaan".

Trump menjawab bahwa senator itu "bukan pahlawan perang" dan merujuk tahun-tahun McCain sebagai tahanan Vietnam Utara dengan mengatakan: "Saya suka orang-orang yang tidak ditangkap."

McCain mengkritik Trump bulan lalu terkait pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. McCain menyebut konferensi pers yang dilakukan Trump dan Putin sebagai "salah satu pertunjukan paling memalukan oleh seorang presiden Amerika dalam sejarah." Dia mengatakan Trump "bukan hanya tidak mampu tetapi tidak mau melawan Putin."

McCain maju dalam pemilihan presiden dari Partai Republik pada tahun 2000 tetapi kalah dari George W. Bush. Dia lalu maju kembali dan terpilih mewakili Republik pada 2008 tetapi dikalahkan oleh calon dari Demokrat Barack Obama.

McCain dikenal sebagai seorang konservatif dengan kebijakan luar negeri yang merefleksikan pandangan tradisional Republik. Dia dikenal sebagai seorang pemarah dan jarang menghindar dari perseteruan.
McCain adalah ketua Komite Angkatan Bersenjata Senat dan rekan-rekannya menamai UU kebijakan pertahanan senilai US$716 miliar atas nama McCain. Trump tidak menyebut nama McCain ketika dia menandatanganinya awal bulan ini.

"Sangat sedih mendengar kabar pagi ini dari keluarga sahabat kita @SenJohnMcCain," kata pemimpin Senat Republik Mitch McConnell di Twitter. "Kami sangat beruntung bisa menyebutnya teman dan kolega kami. Kami mendoakan John, Cindy, dan seluruh keluarga McCain di saat yang sangat sulit ini."

Mantan Menteri Luar Negeri AS John Kerry dar Partai Demokrat yang berada di Senat dengan McCain, juga ikut mencuit soal McCain.

"Tuhan memberkati John McCain, keluarganya, dan semua yang mencintainya--seorang pria pemberani yang menunjukkan kepada kita sekali lagi apa arti kata iklas dan tabah," cuit Kerry.

McCain adalah putra dan cucu dari anggota Angkatan Laut AS. Setelah lulus dari Akademi Angkatan Laut AS, ia menjadi pilot pesawat tempur selama Perang Vietnam. Pesawatnya ditembak jatuh selama operasi pemboman atas Hanoi dan ditangkap pada 26 Oktober 1967. Serangan itu membuat kedua tangan dan kaki dan bahunya patah, serta banyak luka tikaman.
Dia menghabiskan 5,6 tahun di berbagai penjara, termasuk di "Hanoi Hilton" yang terkenal, di mana dia disiksa dan menjadi cacat.

McCain membuat momen paling dramatis dalam sejarah Senat pada Juli 2017 ketika ia memilih menentang RUU yang didukung Trump--yang akan mencabut undang-undang kesehatan buatan mantan Presiden Barack Obama.

Pemungutan suara ketika itu dilakukan larut malam tidak lama setelah diagnosis McCain ketika matanya masih membekas hitam bekas dari operasi.

Trump saat itu sangat marah dan kerap merujuk pada kejadian itu tetapi tanpa menyebutkan nama McCain.

McCain terpilih menjadi anggota DPR pada 1982 dan setelah dua periode terpilih menjadi Senator untuk menggantikan Barry Goldwater yang pensiun. (stu)