Bom Mobil Meledak di Somalia, Enam Tewas

CNNIndonesia, CNN Indonesia | Senin, 03/09/2018 18:33 WIB
Bom Mobil Meledak di Somalia, Enam Tewas Banfunan yang hancur akibat ledakan bom di Somalia (REUTERS/Feisal Omar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah bom mobil meledak di Mogadishu, Somalia, pada Minggu (2/9) pagi. Ledakan bom ini mengakibatkan enam orang tewas dan 15 orang luka-luka.

Menurut pihak militer Somalia, Kolonel Aden Dahir, tiga dari enam yang tewas adalah tentara Somalia. Para tentara ini tewas ketika mencoba untuk menghentikan sebuah kendaraan yang melaju kencang. Kendaraan itu lantas menabrak dan meledak sekitar pukul 9 pagi waktu setempat.

Para saksi mengatakan tabrakan itu membuat ledakan yang besar dan mengarah ke gedung pemerintah dan bangunan lain didekatnya, termasuk sebuah masjid.


Juru bicara kota Mogadishu, Salah Hassan Omar mengatakan serangan itu menargetkan kantor-kantor pemerintahan lokal.

"Ada ledakan bom mobil yang menargetkan kantor-kantor administrasi distrik dan tiga orang tewas dan beberapa lainnya terluka," katanya kepada AFP.

Menurut seorang saksi Abdukadir Dahir kepada AFP bahwa ledakan itu merusak beberapa bangunan di dekatnya termasuk sekolah Al-Quran dan masjid.

"Delapan orang terluka di antara mereka beberapa siswa yang tinggal di madrasah terdekat," katanya.

Abdisalam Hassan Abdi, seorang guru di Madrasah terdekat terluka dalam ledakan itu, dan menggambarkan pembantaian dan kekacauan di daerah itu.

"Kami mendengar ledakan besar ketika siswa berada di kelas pagi mereka. Seluruh area hancur karena bom mobil," katanya.

Sebuah kelompok teroris Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Klaim tersebut disampaikan melalui radio Andalus dan pernyataan singkat yang dioasanng di situs web pro-Shabaab.

"Mujahidin menyerang markas besar pemerintah yang murtad dengan menggunakan kendaraan yang penuh dengan bahan peledak, ada korban," katanya, seperti dikutip CNN

Somalia mengalami serangan teror terburuk dalam sejarahnya pada Oktober tahun lalu. Lebih dari 500 orang tewas di Mogadishu dalam sebuah bom truk yang dikaitkan dengan Al-Shabaab.

Para Islamis dipaksa keluar dari ibukota pada 2011 dan berjuang untuk menggulingkan pemerintah. Misi Uni Afrika di Somalia (AMISOM) yang berkekuatan 20.000 orang dikerahkan pada 2007 di bawah dukungan PBB untuk membantu pemerintah.

[Gambas:Video CNN] (CIN/eks)