Badai Tropis Gordon Akan Hempas Florida Malam Ini

CNNIndonesia, CNN Indonesia | Selasa, 04/09/2018 14:00 WIB
Badai Tropis Gordon Akan Hempas Florida Malam Ini Badai Gordon hempas Florida selatan di Amerika Serikat (@Saralina77/via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badai tropis Gordon menghempas selatan Florida, Amerika Serikat (AS), Senin (3/9). Badai yang disertai dengan angin kencang dan hujan ini diperkirakan akan menghantam sepanjang pantai teluk Meksiko di AS pada Selasa (4/9) malam waktu setempat. Padahal daerah selatan AS ini masih terguncang akibat topan yang terjadi pada tahun lalu.

Tahun lalu, angin topan kuat membentur Texas, Florida, dan Puerto Riko yang menyebabkan ribuan orang tewas, pemadaman listrik besar-besaran, hingga kehancuran berbagai bangunan yang menyebabkan kerugian ratusan miliar dollar.

Pusat Badai Nasional (NHC) AS memperkirakan badai Gordon juga akan menghantam pantai dekat perbatasan antara Louisiana dan Missisippi. Di beberapa daerah di AS diperkirakan curah hujan akibat badai ini akan sangat tinggi mencapai 200 milimeter per hari. Sebagai perbandingan curah hujan tertinggi yang membuat Jakarta banjir besar pada 2013 mencapai 100 milimeter per hari.
Badai Tropis Gordon Akan Hempas FloridaBadai Gordon yang landa Florida, Amerika Serikat (NASA/Handout via REUTERS)

Pusat Topan Nasional (NHC) menyebut kecepatan maksimal badai Gordon bisa mencapai 80 kilometer perjam. Saat ini badai tersebut tengah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 27 kilometer perjam.


Sementara itu, Ramalan Cuaca berbasis di Miami mengatakan bahwa badai Gordon saat ini terletak di sekitar 330 mil timur tenggara dari Sungai Mississippi dengan kecepatan angin maksimum 95 kilometer perjam.

Juru Bicara Manajemen Darurat Divisi Florida, Alberto Moscoso mengatakan bahwa pada Senin (3/9) sore, badai telah melewati selatan Florida. Tidak ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan.

Gubernur Louisiana, John Bel Edwards mengumumkan keadaan darurat sambil mengatakan bahwa 200 personil pengawal nasional Louisiana sudah dikerahkan bersama dengan 63 truk air, 39 perahu, dan empat helikopter.

Walikota New Orleans, LaToya Cantrell telah mengumumkan keadaan darurat untuk kotanya serta menutup semua kantor pemerintah yang tidak terlalu penting.

Produsen minyak AS, perusahaan Anadarko Petroleum mengevakuasi para pekerja dan menutup produksi pada dua anjungan minyak lepas pantai, dan mengamankan fasilitas perusahaan lain yang beroperasi produksi dan pemurnian di sepanjang Pantai Teluk.

Penjaga Pantai AS juga memperingatkan bahwa pelabuhan di New Orleans serta Gulfport dan Pascagoula, Mississippi, mungkin harus ditutup. Penutupan diperkirakan dilakukan selama 48 jam ketika angin kencang dari badai Gordon tiba.

Gulf Coast, Pusat Badai yang berbasis di Miami mengatakan bahwa badai bisa menghasilkan gelombang tinggi hingga 1,2 meter. Sementara gelombang yang lebih kecil akan menerjang pesisir lainnya.

Selain itu, Badan Manajemen Darurat Mississippi memperingatkan akan ada gelombang badai setinggi 1 dan 1,5 meter, sehingga warga Mississippi Selatan dipersiapkan untuk mengungsi. (CIN/eks)