Duta Besar Inggris untuk PBB Karen Pierce akan menjelaskan temuan baru mereka soal penyelidikan kasus peracunan eks agen Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, di Salisbury, Inggris, pada 4 Maret lalu.
Dikutip AFP, sejumlah diplomat mengatakan pertemuan DK PBB itu akan berlangsung hari ini, Kamis (6/9) sekitar pukul 11.30 waktu New York, Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"GRU merupakan organisasi intelijen yang sangat disiplin dan mapan. Jadi percobaan peracunan ini bukan misi asal-asalan," kata May kepada parlemen.
"Hampir dipastikan percobaan serangan ini diketahui dan disetujui di luar GRU, termasuk pejabat senior Kremlin."
London juga telah merilis foto kedua orang tersebut. Keduanya disebut masuk ke Inggris melalui Bandara Gatwick pada 2 Maret lalu dan keluar dua hari kemudian. Kedua pria itu disebut berusia sekitar 40 tahun.
Neil Basu, ketua unit kontra-terorisme polisi Inggris, mengatakan aksi itu "merupakan serangan yang luar biasa canggih" dan terlihat sebagai upaya pembunuhan.
Basu mengatakan mereka menggunakan paspor Rusia asli meski namanya diduga nama alias dan ini bukan kali pertama mereka datang ke Inggris.
Skripal, mantan agen Rusia yang berkhianat kepada negaranya, ditemukan tak sadarkan diri bersama putrinya di sebuah bangku di pusat perbelanjaan di Salisbury awal Maret lalu. Polisi Inggris menyimpulkan keduanya terpapar racun saraf Novichock, racun yang dikembangkan Uni Soviet di era 1970an.
Inggris selama ini menuding Rusia berada dibalik serangan tersebut. Namun, Pemerintahan Presiden Vladimir Putin berkeras membantah seluruh tuduhan tersebut.
Rusia bahkan mengklaim tak mengenal kedua tersangka itu. (afp/eks)