Korban Gempa di Jepang Bertambah, 16 Tewas

CNNIndonesia, CNN Indonesia | Jumat, 07/09/2018 12:33 WIB
Korban Gempa di Jepang Bertambah, 16 Tewas Ilustrasi (Kyodo/via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah korban tewas bertambah menjadi 16 orang akibat gempa 6,7 skala richter yang mengguncang Hokkaido, Jepang, Jumat (7/9).

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengatakan bahwa jumlah korban tewas naik dua kali lipat dari sebelumnya dan sekitar 5,3 juta penduduk hidup tanpa aliran listrik.

Gempa 6,7 skala Richter yang melanda pada Kamis (6/9) pagi mengakibatkan tanah longsor yang mengubur berbagai rumah dan melumpuhkan Hokkaido dengan pemadaman listrik dan transportasi.


NHK mengutip perkataan Abe dalam melaporkan total korban tewas terbaru setelah dirinya mengadakan pertemuan darurat pada Jumat (7/9) pagi.

"26 orang lainnya hilang," kata pihak manajemen bencana.

Berbagai tujuan wisata yang terkenal seperti pegunungan, danau, dan lautan di pulau itu lumpuh setelah gempa. Terutama ketika perusahaan Hokkaido Electric Power menutup pembangkit listrik berbahan bakar fosil sebagai tindakan pencegahan.

Kementrian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Hiroshige Seko mengatakan bahwa perusahaannya telah memulihkan aliran listrik untuk 1,31 juta dari total 2,95 juta pelanggan pada Jumat (7/9) pagi.

Dirinya mengatakan bahwa setidaknya perlu waktu satu minggu untuk memulihkan listrik bagi seluruh pelanggan.

Gempa itu adalah bencana kedua yang melanda Jepang pada minggu ini. Setelah musim panas, negara itu dilanda topan, banjir, dan gelombang panas terbesar.

Sebelumnya Jepang telah dilanda topan Jebi yang menyebabkan Bandara Internasional Kansai telah ditutup, Selasa (4/9) lalu. Meskipun beberapa penerbangan domestik yang dioperasikan oleh Japan Arlines (JAL) Dan maskapai penerbangan ANA Peach Aviation mulai dilanjutkan pada Jumat (7/9).

Seorang Juru bicara mengatakan bahwa JAL sedang mempersiapkan beberapa penerbangan dari jam 11 pagi waktu setempat di bandara utama Hokkaido, New Chitose.

Dirinya menambahkan ANA membatalkan seluruh penerbangan pagi, tetapi akan melanjutkan operasi seperti biasa pada sore hari.

JR Hokkaido berencana untuk melanjutkan operasi kereta mulai tengah hari. Mereka juga mencoba untuk melanjutkan layanan kereta lainnya pada Jumat (7/9) sore.

Namun, berbagai perusahaan masih terpengaruh oleh pemadaman listrik.

Pabrik Toyota Motor Corporation di Tomakomai mengatakan operasi tetap dihentikan hingga listrik pulih kembali, kata seorang juru bicara.

Sementara itu operasi pabrik pembuat kemasan makanan, Toppan Printing di Chitos juga masih akan ditangguhkan hingga pabrik itu dialiri listrik kembali.

Beberapa acara juga terpengaruh dengan peristiwa ini. Salah satunya adalah pembatalan pertandingan persahabatan antara Jepang dan Chile yang dijadwalkan bertanding di Sapporo pada Jumat (7/9). (cin/eks)