Jebol Penjara, 30 Narapidana Myanmar Diduga Kabur ke Thailand

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 17/09/2018 16:46 WIB
Jebol Penjara, 30 Narapidana Myanmar Diduga Kabur ke Thailand Ilustrasi penjara. (Istockphoto/chinaface)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lebih dari 30 narapidana dilaporkan melarikan diri setelah menjebol penjara di Myanmar dan kini diduga sedang mencoba menyeberang ke Thailand.

"Mereka mungkin telah melarikan diri ke Thailand, tetapi pihak berwenang disini sedang mencoba melacak kembali rute pelarian yang paling memungkinkan," kata seorang pejabat lokal, Khin Thet Mar, kepada AFP.

Para tahanan itu melarikan diri dari penjara Hpa-An di negara bagian timur Karen yang berbatasan dengan Thailand pada Minggu (16/9) pagi waktu setempat.
Mereka melarikan diri dengan memaksa pengemudi truk sampah turun dari kendaraannya. Truk kemudian ditabrakkan ke gerbang penjara sehingga engselnya rusak.


Menurut surat kabar pemerintah, Global Light, kendaraan itu kemudian ditemukan terjebak di lumpur sekitar 200 kilometer dari jalan menuju perbatasan Thailand.

Media pemerintah menyatakan bahwa 10 dari 41 narapidana telah ditangkap kembali ketika polisi menjelajahi desa-desa terdekat.
Khin Tet Mar mengatakan bahwa insiden ini menyebabkan warga di desa dekat penjara ketakutan.

"(Para tahanan yang melarikan diri) tidak memiliki apa pun untuk dimakan atau uang untuk dipakai sehingga orang-orang berpikir para tahanan mungkin akan mengancam mereka untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan," kata dia.

Laporan itu menyatakan bahwa pemimpin komplotan ini sedang menjalani hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat dengan tuduhan perdagangan narkoba, kepemilikan senjata ilegal, dan percobaan pembunuhan.

Khin Thet Mar menjabarkan bahwa secara keseluruhan sebanyak 29 tahanan dari total 41 tahanan yang mencoba kabur sudah dijatuhi hukuman, sementara 12 lainnya masih menjalani persidangan. (cin/has)