Penjualan Stroberi di Australia Membaik Pasca Teror Jarum

Tim, CNN Indonesia | Senin, 24/09/2018 18:05 WIB
Penjualan Stroberi di Australia Membaik Pasca Teror Jarum Foto: morgueFile/MaxStraeten
Jakarta, CNN Indonesia -- Penjualan buah di Australia membaik setelah netizen negara itu melancarkan kampanye untuk melawan ketakutan warga atas teror adanya jarum pada buah stoberi dan mangga di negara itu.

Para penjual ritel melaporkan telah mengalami peningkatan penjualan. Hal ini terkait dengan kampanye dengan tagar #Smashastrawb dan makan. Dengan tagar ini warganet mengajak agar warga Australia tak takut dengan teror jarum dengan menghancurkan stroberi yang mereka beli terlebih dulu dan memakannya.




"Dukungan publik sangat besar. Penjualan naik," jelas Jim Ripepi, distributor dari Australian Strawberry, sebuah perusahaan milik keluarga yang menjual stroberi skala besar, kepada AFP, seperti dikutip Strait Times.

Selama lebih dari dua minggu, terdapat laporan soal adanya pin dan jarum didalam buah di berbagai tempat di Australia. Pemberitaan ini telah memukul industri buah di negara itu. Polisi juga telah dibuat pusing dengan banyaknya 'prank' (tipuan lelucon) soal warga yang terluka akibat memakan buah yang didalamnya terdapat jarum.

Peningkatan serupa juga dialami oleh berbagai supermarket. Mereka bahkan dikabarkan kesulitan untuk memenuhi permintaan.


Penjualan buah sempat dihentikan

Sebelumnya, penjualan beberapa merek buah stroberi sempat dihentikan sementara di Australia. Sebuah pernyataan dari situs komersial Woolworth menyatakan bahwa perusahaan telah menarik sementara Bery Licious, Berry Obsession, dan Stroberi Donnybrook dari penjualan.

Berdasarkan laporan dari 9 News, The Love Berry, Delightful Strawberries and Oasis brands juga telah terpengaruh. Coles juga menarik penjualan buah stroberi nya, kecuali di Australia Barat, di mana itu dijual di bawah bimbingan pihak berwenang dan terdaftar secara online.

Berdasarkan laporan dari Biro Statistik Australia, stroberi menyumbang 3 persen ekspor buah di negara itu pada 2017.

Selain stroberi, kepolisian Australia juga sempat mengkonfirmasi bahwa buah mangga yang dijual berisi jarum kecil didalamnya membuat ketakutan di negara itu.

Seorang Juru Bicara kepolisian di New South Wales mengatakan kepada CNN, bahwa seorang pelanggan membeli mangga di West Gosford yang berisi barang tajam didalamnya.

Teror jarum dalam buah stroberi pertama kali dilaporkan di negara bagian Queensland pada pekan lalu. Sejak itu, teror yang sama ditemukan di enam negara bagian Australia, setidaknya dalam enam merek buah yang berbeda.

Akibat skandal ini , Menurut Jennifer Rowlings dari Queensland Strawberry Industries mengatakan bahwa beberapa pembeli di Rusia dan Inggris telah memblokir impor buah dari Australia.


Jarum ditarik

Pengumuman itu disampaikan di hari yang sama dengan perusahaan retail, Woolworths yang sementara waktu menarik jarum jahit dari tokonya. Penarikan ini dikarenakan sebanyak 100 kasus yang dilaporkan memiliki benda tajam yang dimasukkan ke dalam buah stroberi.

"Kami telah mengambil langkah pencegahan sementara untuk memindahkan jarum itu dari penjualan di toko kami," kata Woolworths dalam sebuah pernyataan.

"Keamanan pelanggan kami adalah prioritas utama kami," kata dia menambahkan.

Jaringan supermarket Woolworths juga menghentikan penjualan jarum secara online, meskipun masih tersedia di situs web pesaing utamanya, Coles. (cin/has)