Trump mengatakan bahwa segala tudingan ini hanya permainan Partai Demokrat belaka untuk menjegal langkah Kavanaugh menjadi hakim Mahkamah Agung.
"Demokrat melakukan permainan penipuan, mereka tahu itu. Memalukan kalian dapat melakukan itu terhadap hidup seseorang," ujar Trump, sebagaimana dikutip AFP, Selasa (25/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ford mengaku dilecehkan oleh Kavanaugh pada 1982, ketika keduanya masih bersekolah di Maryland. Kala itu, Kavanaugh masih berusia 17 tahun, sementara Ford dua tahun lebih muda.
Kavanaugh mengklaim bahwa saat itu Kavanaugh mencoba membuka bajunya ketika sedang mabuk di sebuah pesta.
Dalam sebuah artikel di majalah New Yorker, Ramirez mengaku Kavanaugh mendekatinya saat mabuk di sebuah pesta di asrama.
Trump pun mempertanyakan kebenaran pengakuan kedua orang ini, terutama karena mereka mengaku mabuk.
"Orang kedua tak memiliki bukti. Dia mengatakan mungkin pelakunya dia (Kavanaugh), bisa juga bukan. Dia mengaku saat itu mabuk. Dia mengaku ada masalah jeda waktu," ucap Trump.
Brett Kavanaugh, calon hakim Mahkamah Agung Amerika Serikat pilihan Presiden Donald Trump, dituduh pernah melakukan pelecehan seksual puluhan tahun silam. (Reuters/Joshua Roberts/File Photo) |
"Saya ingin proses yang adil di mana saya dapat mempertahankan integritas saya dan saya berkata jujur sekarang. Saya tahu rekam jejak hidup saya dan saya tak akan membiarkan tudingan salah menghalangi saya," kata Kavanaugh.
Sementara itu, menjelang sidang Ford mengirimkan surat kepada Ketua Komite Partai Republik, Chuck Grassley, berisi keluhan bahwa ia menerima ancaman kematian. Ford pun meminta agar sidang itu dapat berjalan adil.
"Saya memang takut, tapi tolong ketahui, ketakutan saya tidak akan menghalangi saya untuk memberikan keterangan, dan Anda akan mendapatkan jawaban semua pertanyaan Anda," tulis Ford. (has)
Brett Kavanaugh, calon hakim Mahkamah Agung Amerika Serikat pilihan Presiden Donald Trump, dituduh pernah melakukan pelecehan seksual puluhan tahun silam. (Reuters/Joshua Roberts/File Photo)