Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai mendampingi Presiden Jokowi bertemu Antonio di Ruang Balai Citra, Hotel The Laguna Resort & Spa Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.
"Sekjen PBB mengatakan masyarakat Indonesia memiliki resiliensi tinggi dan mengapresiasi respons cepat pemerintah sehingga situasi dapat diatasi dalam waktu yang singkat," ujar Retno melalui keterangan resmi, Kamis (11/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penanganan gempa di Lombok pun bertaraf nasional meski tak berstatus bencana nasional.
Antonio, kata Retno, memuji kinerja pemerintahan Indonesia sebab menurutnya tidak mudah bekerja dalam kondisi sulit atau emergency seperti itu. Ia turut menyampaikan dukacita atas bencana yang menelan lebih dari 2000 jiwa.
Dalam kesempatan itu, Sekjen PBB juga memuji kontribusi Indonesia dalam perdamaian, salah satunya upaya perdamaian Palestina dan Rakhine State, Myanmar.
Tak hanya itu, Indonesia juga disebut mitra vital bagi PBB dalam menciptakan perdamaian dunia. Indonesia diketahui sebagai negara kontributor terbesar terhadap pengiriman pasukan perdamaian PBB.
"Indonesia memiliki kekuatan dan keinginan untuk aktif di dalam upaya menciptakan perdamaian dan kesejahteraan dunia. Jadi kemitraan Indonesia dan PBB dinilai Sekjen PBB sangat excellent," ucapnya. (chri/eks)