Raja Salman dan Putra Mahkotanya Temui Keluarga Khashoggi

CNN Indonesia | Rabu, 24/10/2018 00:31 WIB
Raja Salman dan Putra Mahkotanya Temui Keluarga Khashoggi Raja Salman saat menemui keluarga Jamal Khashoggi. (REUTERS/Bandar Algaloud)
Jakarta, CNN Indonesia -- Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bertemu dengan anggota keluarga Jamal Khashoggi di Riyadh pada Selasa (23/10).

Dikutip dari AFP, kantor berita pemerintah SPA melaporkan penguasa Arab Saudi itu bertemu dengan Salah, putra Khashoggi dan Sahel, saudaranya di istana kerajaan. Keduanya disebut menyampaikan belasungkawa mereka kepada keluarga Khasoggi.

Sebelumnya, seperti dikutip dari Reuters, beberapa sumber terdekat kerajaan menyebut hubungan antara Raja Salman dan puteranya kian menjauh.


Bahkan sumber itu menyebut kalau akhir-akhir ini para penasihat raja menjadi frustrasi dan mulai memperingatkan Raja mengenai resiko jika ia membiarkan putra mahkota itu dengan kekuasaannya tanpa kendali.


Salah satu bukti adanya pertentangan antara putusan Raja dengan puteranya adalah usaha Raja Salman untuk menangguhkan rencana perusahaan minyak nasional Saudi, Aramco yang merupakan gagasan Mohammed.

Selain itu, Mohammed juga dkabarkan sempat berusaha menyembunyikan masalah ini dari Raja Salman. Sehingga awalnya sang Raja tak menyadari ada krisis Khashoggi yang bisa mengancam kerajaannya.

Setelah mengetahui perkembangan yang terjadi, Raja Salman terpaksa ikut ambil alih mengenai kasus kematian wartawan senior The Washington Post tersebut.


Ia pun menyatakan akan membuat penyelidikan terhadap kasus yang dinilai menjatuhkan pemerintahan Arab Saudi itu. Raja memerintahkan jaksa penuntut umum Saudi untuk membuka penyelidikan berdasarkan temuannya.

Khashoggi menghilang tiga pekan sejak masuk ke kantor Konsulat Arab Saudi untuk mengurus dokumen pernikahannya. Awalnya, Arab Saudi tak mau mengakui kematian jurnalis tersebut,

Namun, Riyadh pada hari Sabtu (19/10) akhirnya mengakui bahwa Khashoggi meninggal selama "keributan" di dalam konsulat setelah kunjungan pada 2 Oktober untuk mendapatkan dokumen. (agi/agi)