Gadis Remaja Rencanakan Pembunuhan Siswa Sekolahnya

Tim , CNN Indonesia | Jumat, 26/10/2018 12:28 WIB
Gadis Remaja Rencanakan Pembunuhan Siswa Sekolahnya Ilustrasi (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua gadis kelas menengah di Florida, Amerika Serikat, berusia 11 dan 12 tahun menunggu di kamar mandi dan merencanakan untuk mengintimidasi 15 siswi yang lebih muda dari mereka. Mereka juga berencana untuk membunuh mereka dengan pisau dan meminum darahnya, seperti disebutkan otoritas setempat, Rabu (24/10).

Keduanya siswi dari Sekolah Menengah Bartow itu lantas ditahan pada Selasa (22/10) dan didakwa dengan tuduhan perencanaan pemb unuhan, kepemilikan senjata di dalam sekolah, membawa senjata secara sembunyi-sembunyi, dan menimbulkan gangguan di sekolah, seperti disampaikan Kepala Polisi Bartow, Joe Hall, dalam konferensi pers.

Menurut pejabat terkait, gadis berusia 11 dan 12 tahun itu merupakan pemuja aliran sesat dan akan meminum darah dan memakan daging segar mereka begitu murid-murid itu dibunuh. Setelahnya, mereka berencana untuk bunuh diri.


Rencana ini terbongkar pada Selasa setelah sekolah melakukan panggilan otomatis yang memberitahu salah satu orang tua murid bahwa putrinya menghilang dari kelas, jelas Hall.

Jaksa di wilayah itu belum menentukan apakah keduanya akan diadili sebagai orang dewasa atau tidak. Kedua nama tersangka ini masih dirahasiakan, kecuali mereka diadili sebagai orang dewasa, seperti dikutip CNN. Tidak jelas apakah salah satu dari gadis-gadis itu memiliki pengacara atau tidak, karena keduanya belum memiliki penetapan tanggal peradilan.

Perencanaan

Gadis 11 tahun pada akhir pekan menghabiskan waktu di rumah gadis 12 tahun. Pada Minggu, setelah seharian menonton film horor, keduanya merencanakan pembunuhan kepada sejumlah siswa di sekolah mereka, seperti tertulis dalam laporan kepolisian.

Para gadis ini sepakat bahwa mereka akan masuk di jam pertama sekolah lalu bertemu di toilet. Disitu, mereka akan menunggu hingga ada siswa yang lebih kecil dan akan meneror mereka. "Mereka tak ingin menyerang siswa yang lebih besar," tulis laporan itu.

Mereka menyembunyikan pisau dibalik baju dan berencana menikam korban. Mereka berdua bahkan telah melakukan pencarian di internet soal bagaimana membunuh seseorang dengan pisau. Mereka juga mencari tahu sayatan seperti apa yang membuat korban bisa mati lebih cepat.

Mereka berencana untuk menikam 15-25 murid. Para korban ini rencananya akan dikumpulkan di kamar mandi sambil menunggu korban berikutnya.


Rencana terbongkar

Salah satu orang tua murid yang mendapat pemberitahuan dari sekolah lantas menelepon balik dan menyebut bahwa pemberitahuan itu pasti salah. Pihak sekolah lantas menemukan keduanya di kamar mandi.

Mereka pun dibawa ke kantor kepala sekolah. Mereka kedapatan membawa empat pisau, gunting, dan pemotong pizza. Dua pisau memiliki panjang 12-17 cm. Mereka juga punya piala untuk meminum darah.

Saat polisi menggeledah rumah mereka, ditemukan peta yang menunjukkan lokasi kamar mandi tempat mereka bersembunyi diikuti dengan tulisan, "pembunuhan di kamar mandi".

Dalam sebuah catatan juga ditemukan tulisan, "Hari ini kewarasan kami berkurang, terimakasih Setan kami melakukan ini."

Salah seorang gadis juga menulis dalam bukunya sebuah lirik dari Eminem dan Florence + The Machine, "berusaha keras untuk pergi./berjalan di jurang yang tak berujung. Saya mencari jalan keluar, sekarang," seperti ditunjukkan foto-foto dalam laporan kepolisian.

Dari pencarian di ponsel mereka, ditemukan pesan Snapchat yang menuliskan rencana pembunuhan itu. (eks/eks)