ISIS Klaim Bom Bunuh Diri di KPU Afghanistan

CNN Indonesia | Senin, 29/10/2018 19:40 WIB
ISIS Klaim Bom Bunuh Diri di KPU Afghanistan Ilustrasi bom bunuh diri di Afghanistan. (REUTERS/Omar Sobhani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas insiden bom bunuh diri di Kantor Komisi Pemilihan Umum Independen Afghanistan (IEC) di Ibu Kota Kabul, pada Senin (29/10). Insiden itu menewaskan seorang pegawai IEC dan enam lainnya terluka.

Dikutip Reuters, melalui kantor beritanya, Amaq, ISIS menyatakan salah satu prajuritnya berhasil meledakan bom bunuh diri yang terpasang pada rompinya.

Sementara itu, kepolisian Kabul menyatakan pelaku meledakkan bom bunuh diri di dekat tempat parkir kendaraan ketika berupaya masuk ke gedung IEC.


"Ledakan terjadi 20 meter dari kendaraan-kendaraan pegawai IEC," ucap juru bicara Kepolisian Kabul, Basir Mujahid, kepada AFP.


Insiden ini terjadi setelah sejumlah serangan serupa menargetkan tempat-tempat pemungutan suara pemilihan parlemen di beberapa wilayah sejak pekan lalu.

Gelaran pemilihan parlemen yang telah tertunda selama tiga tahun itu diwarnai kekerasan hingga menewaskan puluhan orang.

Seorang Jenderal Angkatan Darat Amerika Serikat, Jeffrey Smiley, terluka dalam serangan yang terjadi di provinsi Kandahar pada awal pekan lalu.

Smiley, orang yang bertanggung jawab atas misi penasihat militer NATO di Afghanistan, menderita satu luka tembak akibat serangan itu.


Selama ini, kelompok Taliban disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas seluruh serangan tersebut. Sebab, kelompok itu telah menyerukan warga memboikot pemilu demi 'melindungi nyawa mereka.' (rds/ayp)