"Saya sedih dan terkejut menerima berita pesawat Lion Air JT610 yang terhempas di perairan Karawang pagi tadi. Saya ingin mengucapkan takziah kepada ahli keluarga mangsa yang terlibat dalam tragedi ini," kicau Mahathir melalui akun Twitternya.
[Gambas:Twitter]
Melalui pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com, Kementerian Luar Negeri Malaysia telah berkoordinasi dengan otoritas Indonesia untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait penanganan insiden tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Malaysia, AS melalui duta besarnya di Jakarta, Joseph Donovan, turut mengungkapkan duka cita terkait kecelakaan pesawat ini.
AS juga menyatakan siap membantu Indonesia menyelidiki penyebab jatuhnya Lion Air JT-610.
Gedung Putih juga dikabarkan berencana mengirim tim gabungan untuk bekerja sama dengan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Kedutaan Besar India untuk Indonesia turut menyampaikan ucapan belasungkawa terkait kecelakaan itu. Mereka juga menyatakan salah satu warga negaranya yang merupakan pilot pesawat itu, Bhavye Suneja turut menjadi korban.
[Gambas:Twitter]
Pesawat nahas itu tercatat mengangkut 189 orang penumpang, termasuk 7 awak pesawat. Nasib mereka hingga saat ini belum diketahui.
Pesawat itu jatuh di laut dengan kedalaman 30-35 meter. Pesawat rute Jakarta-Tanjung Pinang itu lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 06.21 WIB dengan tujuan Bandara Depati Amir.
Namun, sekitar pukul 06.33 WIB pesawat Lion Air JT-610 itu hilang kontak lalu dikonfirmasi jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat. (rds/ayp)