Staf Trump Tarik Mikrofon Wartawan CNN Saat Tanya soal Rusia

CNN Indonesia | Kamis, 08/11/2018 07:55 WIB
Staf Trump Tarik Mikrofon Wartawan CNN Saat Tanya soal Rusia Staf Gedung Putih mencoba menarik mikrofon dari tangan jurnalis ketika Donald Trump jengah meladeni pertanyaan sang wartawan soal imigran dan Rusia. (Reuters/Carlos Barria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Staf Gedung Putih mencoba menarik mikrofon dari tangan jurnalis CNN ketika Presiden Donald Trump jengah menghadapi pertanyaan sang wartawan mengenai imigran dan penyelidikan intervensi Rusia dalam pemilu Amerika Serikat pada 2016.

Ketegangan ini terjadi saat Trump menggelar konferensi pers di Gedung Putih untuk membahas pemilihan umum sela yang hasilnya menunjukkan Partai Demokrat menguasai Dewan Perwakilan, sementara Partai Republik mengamankan Senat.

Saat sesi tanya jawab, jurnalis CNN, Jim Acosta, bertanya soal kampanye Trump yang menyebut bahwa karavan berisi imigran di perbatasan Meksiko dengan AS sebagai "invasi."


"Karavan itu bukan invasi. Itu adalah sekelompok imigran yang dari Amerika Tengah menuju perbatasan Amerika..." ucap Acosta melontarkan pertanyaan.
Belum selesai pertanyaan Acosta, Trump langsung menjawab, "Saya pikir Anda harus membiarkan saya menjalankan pemerintahan, Anda tetap bekerja di CNN, dan jika Anda bekerja dengan baik, rating kalian akan lebih bagus."

Ketika Acosta mencoba kembali menyampaikan pertanyaan, Trump berkata, "Sudah cukup," sambil mengarahkan telunjuknya ke arah wartawan CNN itu.

Seorang staf perempuan yang berada di samping Acosta lantas mencoba menarik mikrofon dari tangan sang jurnalis.
Mempertahankan mikrofonnya, Acosta berkata, "Maaf, nona. Saya ingin mengajukan pertanyaan lain. Jika saya boleh bertanya, Pak Presiden, mengenai penyelidikan Rusia. Apakah Anda khawatir..."

Lagi-lagi, belum selesai Acosta bertanya, Trump langsung menjawab, "Saya tidak khawatir mengenai apa pun terkait penyelidikan Rusia karena itu hoaks. Sudah cukup, taruh mikrofonnya."

Namun, Acosta tetap berkeras melontarkan pertanyaan mengenai penyelidikan intervensi Rusia dalam pemilu 2016 yang kini mulai menyasar sang presiden.
Trump sempat berjalan sedikit ke samping, kemudian kembali ke podiumnya dan berkata, "Saya rasa CNN akan malu memiliki wartawan seperti Anda. Anda adalah orang yang kasar. Anda seharusnya tak bekerja untuk CNN."

Sang presiden kemudian memberikan kesempatan jurnalis dari NBC, Peter Alexander, untuk bertanya. Namun, Alexander malah membela Acosta dan mengatakan bahwa jurnalis CNN itu sebenarnya hebat.

"Ya, saya juga bukan penggemar Anda, sejujurnya," ucap Trump yang kemudian menunjuk Acosta dan berkata, "Tolong, duduk."
Menjelang akhir konferensi pers, reporter PBS, Yamiche Alcindor, bertanya terkait pernyataan Trump yang mengaku sebagai seorang "nasionalis."

Wartawan kulit hitam itu bertanya soal kekhawatiran Trump jika pernyataan itu memicu kebangkitan supremasi kulit putih.

Trump hanya menjawab, "Pertanyaan rasis." (has/has)