Perusahaan tersebut menyuruh para pegawainya untuk memilih sanksi antara meminum urin, memakan serangga seperti kecoa, atau dicambuk menggunakan ikat pinggang jika berkinerja buruk.
Sementara itu, berdasarkan gambar dan video yang tersebar di media sosial China dan dikutip media pemerintah, beberapa pegawai lainnya diharuskan mencukur kepala mereka, meminum air dari toilet, atau harus menerima gaji mereka ditahan selama sebulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah pekerja bahkan telah mengundurkan diri dari perusahaan yang terletak di barat daya Provinsi Guizhou tersebut akibat sanksi ekstrem itu.
Tiga manajer perusahaan itu sudah pernah dipenjara selama lima sampai 10 hari atas tuduhan telah mempermalukan orang lain, menurut unggahan biro keamanan publik setempat melalui akun media sosialnya.
Aturan ini disebut sebagian aktivis sedikit menggambarkan potret kondisi tenaga kerja kerah biru di China yang kejam, di mana para pekerja memiliki jam kerja melebihi batas normal dengan upah minim. (rds/has)